• Berita Terkini

    Thursday, July 27, 2017

    Kesal Babi Hutan Masuk Pemukiman, Warga Brebes Tangkap Beramai-ramai

    BREBES - Warga Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes Jawa Tengah, sejak empat hari terakhir diresahkan oleh munculnya kawanan babi hutan yang memasuki pemukiman mereka. Babi hutan tersebut bahkan sempat berkeliaran di halaman rumah warga dan jalan utama sekitar Dukuh Pengasinan wilayah setempat. Sebelum melukai warga, babi hutan tersebut berhasil dilumpuhkan.

    Wawan, 35, salah seorang warga setempat mengatakan, binatang bertaring tersebut kali pertama di ketahui kemunculannya oleh warga yang mendengar suara aneh di luar pagar rumahnya. "Saat dilihat ternyata dua ekor, datang dari arah barat. Tapi mungkin karena kaget, satu diantaranya lari ke arah bukit. Sedangkan satu lainnya, berlari ke pemukiman warga," ungkap Wawan, Kamis (27/7).

    Mengetahui adanya babi hutan, sejumlah warga berusaha untuk menghalau agar tidak masuk ke dalam rumah warga yang ada di pinggir jalan. Teriakan warga justru membuat babi hutan berlari, di sekitaran pemukiman warga. "Beruntung tidak sampai melukai warga, bebi hutan kemudian berhasil dilumpuhkan," kata Wawan.

    Kepala Desa Taraban, Imam Mahdi, membenarkan adanya babi hutan yang memasuki pemukiman warga tersebut. Diduga binatang tersebut turun dari habitatnya yang ada di sekitar kawasan bukit tidak jauh dari pemukiman warga, karena kekurangan makanan. "Beberapa waktu lalu kemarau panjang terjadi, meski akhir-akhir ini sudah mulai turun hujan, tapi ketersedaan pakan di habitatnya belum ada. Sehingga mereka mencari makanan hingga ke pemukiman warga di sini," katanya.

    Untuk itu, warga juga telah mendapat bantuan dari Perbakin Banyumas yang sejak dua hari terakhir memburu di sekitar bukit Dukuh Pengasinan. Selain itu, warga secara bergerombol melakukan pencarian satu ekor babi hutan lainnya, namun hingga menjelang sore upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

     "Wilayah kami memang berdekatan dengan kawasan hutan berbukit, berbasatan langsung dengan Desa Pruwatan Kecamatan Bumiayu. Diduga, dampak dari kemarau ini, menyebabkan mereka keluar hutan untuk mencari makan," kata Kades. (pri)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top