• Berita Terkini

    Friday, July 28, 2017

    Humas Kabupaten Diminta Tinggalkan Pola Lama

    istimewa
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Humas pemerintah diminta untuk meninggalkan pola-pola lama. Dimana selama ini, humas pemerintah terkesan kaku, pasif dan tidak update. Hal itu dikatakan Ully Manik, narasumber dari Dinas Kominfo Provinsi Jateng, pada Pelatihan Kehumasan dan Jurnalistik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), di Hotel Candisari Karanganyar, Kamis (27/7/2017).

    Ully Manik, meminta pola-pola lama itu segera ditinggalkan. Segera beralih menjadi humas yang paham situasi terkini. "Yakni humas yang komunikatif, luwes, kreatif, inovatif dan profesional," kata Ully dalam paparannya.

    Ully juga menyampaikan kualifikasi humas yang baik. Yakni harus memahami kerja wartawan, paham psikologi media  serta paham redaksional berita.

    Pelatihan yang dimoderatori Kasubag Humas dan Protokol Setda Kebumen Amilah Thamrin, tersebut diikuti oleh petugas Bakohumas seluruh OPD di Kebumen. Kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 27-28 Juli 2017.

    Kabid Komunikasi dan Informasi Publik Dinas Kominfo Provinsi Jateng, Evi Sulistyorini, dalam paparannya mengungkapkan profesi humas pemerintah saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Seiring  dengan keterbukaan informasi serta meningkatnya tuntutan dan harapan masyarakat akan hak informasi masyarakat.

    Sehingga seorang humas dituntut mampu menyampaikan informasi kebijakan dan hasil-hasil pembangunan dengan benar kepada masyarakat. Termasuk mampu menyampaikan bahwa yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Serta  mampu menyampaikan yang salah tersebut dengan cara yang benar.

    "Humas pemerintah saat ini juga berperan sebagai bagian dari pemutus keputusan dan pemberi saran kepada pimpinan," papar Evi.

    Sehingga harus memahami konsep terkait kebijakan di lembaganya. Mengetahui batasan mana yang bisa dishare ke media  dan mana  yang tidak. "Humas juga tidak boleh bohong dan menutupi fakta  dan data.  Meski, humas juga tidak selalu  harus  menyatakan semuanya," ujarnya.

    Menurutnya, humas pemerintah saat ini sangat strategis. Tak hanya  untuk membentuk citra positif, juga menjadi jembatan  antara pemerintah dan masyarakat. Dengan  menjalin komunikasi dua arah, diharapkan akan tercipta hubungan yang harmonis di antara keduanya. Sehingga akan  memunculkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

    Disisi lain, pihaknya juga menyadari bahwa tugas kehumasan di tiap OPD  saat ini masih menjadi side job .   Tugas kehumasan akan dikerjakan tatkala tugas utama terselesaikan. Akibatnya tugas kehumasan tidak bisa terselesaikan secara  optimal.

    "Sehingga informasi tidak bisa dilaporkan secara  cepat. Serta hambatan lainnya seperti penguasaan IT  yang masih kurang  dan  minimnya   sarana   dan prasarana pendukungnya," tandasya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top