• Berita Terkini

    Sunday, July 23, 2017

    Anggota DPRD Purworejo Heran Revitalisasi Alun-alun Gaduh

    PURWOREJO - Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, R Muhammad Abdullah SE mengaku heran dengan gaduhnya proyek revitalisasi Alun-alun yang belakangan ini cukup ramai. Padahal jauh sebelum proyek ini dilaksanakan sudah dilakukan musyawarah. Sosialisasi perencanaan dari Pemkab kepada para PKL Pendowo juga telah dilakukan.

    "Saya heran kenapa justru di etape terakhir ketika proyek ini akan dimulai baru protes," katanya, kemarin.

    Menurutnya, pembangunan memang tidak mungkin dapat memuaskan semua pihak. Meski demikian, seluruhnya harus mengedepankan kepentingan yang lebih besar. Bukan hanya kepentingan sendiri.

    "Contohnya pembangunan Bendung Bener yang pernah ditolak oleh 90 persen warga terdampak. Namun karena kemanfaatan Bendung tersebut akan dirasakan oleh masyarakat lain yang lebih banyak, maka mau tidak mau, suka tidak suka Proyek Bendung Bener harus dilakukan untuk kemaslahatan yang lebih luas," tandasnya.

    Dalam konteks revitalisasi Alun-alun tersebut, Abdullah minta agar selain mendengarkan aspirasi para PKL Pendowo, Bupati juga harus mendengarkan pihak-pihak lainnya yang juga memiliki hak yang sama untuk memanfaatkan Alun-alun.

    Sementara itu, Ketua LSM Surya Mentari Semesta, Arbaah Mintaraga mengingatkan adanya regulasi yang harus dipedomani dan menjadi dasar dalam setiap mengambil kebijakan. Sehingga ketika keputusan diambil, tidak hanya berdasarkan desakan kelompok tertentu namun juga harus mendasarkan pada regulasi yang ada.

    "Dalam konteks penataan kawasan Alun-alun saya kira kita perlu membaca bersama UU No. 22 tahun 2009. Dalam UU tersebut secara tegas diatur bahwa trotoar adalah hak pejalan kaki. Fungsi trotoar tidak boleh digunakan untuk apapun selain untuk pejalan kaki," tegasnya.

    Merespon berbagai masukan yang masuk dalam CVP tersebut, Bupati Purworejo Agus Bastian juga menegaskan bahwa pembangunan dalam bentuk apapun pasti akan berimbas pada pihak-pihak yang merasa dirugikan.

    "Termasuk dalam penataan kawasan Alun-alun ini. Tentu tidak semuanya dapat menerima. Namun percayalah keputusan yang kami ambil selalu untuk kepentingan yang jauh lebih besar. Kami berharap masyarakat agar legowo agar suasana Purworejo senantiasa sejuk," tandasnya.

    Terhadap berbagai masukan, Bupati berjanji akan menindaklanjuti berbagai masukan yang ada dengan dinas-dinas terkait. "Masukan-masukan dari berbagai pihak ini akan menjadi masukan dari kami dalam mengambil keputusan nantinya," tandasnya. (ndi)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top