• Berita Terkini

    Sunday, July 2, 2017

    74.849 Mobil Lintasi Tol Soker, Hari ini Kembali Ditutup

    SOLO – Operasional tol Solo-Kertosono (Soker) sebagai jalur alternatif arus balik dan mudik Lebaran cukup membantu pemudik memangkas jarak tempuh.

    Hasil evaluasi PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) sebagai pengelola tol, tidak ada hambatan berarti sejak tol dibuka pada 19 Juni hingga 2 Juli.

    Direktur PT Solo Ngawi Jaya (SNJ) David Wijayatno menjelaskan, terjadi peningkatan jumlah kendaraan arus mudik dan balik 2017 dibandingkan tahun sebelumnya hingga lebih dari 100 persen. Yaitu dari 2016 yang hanya 32.175 unit kendaraan, menjadi 74.849 unit pada tahun ini.

    ”Sejak awal berjalan lancar. Tidak sampai menimbulkan kemacetan. Volume tertinggi di 9.500 kendaraan pada Kamis (29/6,Red),” ujar David, Minggu (2/7).

    Kepala Satgas Arus Mudik tol Soker Farid Aziz menambahkan, selama dua pekan operasional tol Soker, hanya terjadi empat kecelakaan. Yaitu pada awal pembukaan akses tol 19 Juni ada kendaraan yang terperosok antara jalan yang rigid dan nonrigid.

    Kemudian pada 26 Juni sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun. Disusul 30 Juni, mobil mengalami pecah ban. Di hari yang sama satu unit kendaraan pribadi ikut terperosok. Dan terakhir 1 Juli, mobil pikap keluar jalur akibat sopir mengantuk. ”Kejadian segera ditangani oleh derek. Kerugian materi saja, untuk korban jiwa tidak ada,” jelas Farid.

    Sementara itu, kepadatan arus lalu lintas di Kota Solo juga berangsur menurun. "Arus lalu lintas sedikit meningkat selama H+1 sampai H+3 lalu dan terus bertambah pada Sabtu (1/7)," jelas Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta Sri Baskoro.

    Sebelumnya, kepadatan kendaraan terpantau antara lain di kawasan Tanjung Anom, Kerten; Jalan Adi Sucipto (Karangasem); dan Palang Joglo. Pada H+1 hingga H+5 Lebaran, rata-rata jumlah kendaraan yang melintasi Kota Solo mencapai 500 ribu unit per hari.

    "Jika dihitung rata-rata (volume kendaraan,Red) menurun dibandingkan tahun lalu. Tahun 2016 sekitar 8 juta kendaraan masuk Solo, ini sekitar 6-7 juta kendaraan," jelas Baskoro.

     Terpisah, Perwira Pos Pengamanan Klodran Iptu Agung P menjelaskan, tol Soker akan disterilkan dari kendaraan mulai hari ini hingga pukul 18.00 dan mulai ditutup 30 menit setelahnya.

    Serupa dilakukan di pintu tol Ngawi dan Sragen. Setelah tol ditutup, mobil terakhir yang melintas akan dikawal mobil patroli polisi dari Polres Karanganyar dan mobil sweeper PT SNJ. "Tanggal 3 Juli tol resmi ditutup. Jadi tak ada yang bisa melintas," tegasnya. Penutupan tersebut untuk melanjutkan proses pembangunan tol Soker yang belum mencapai 100 persen. (din/ves/wa)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top