• Berita Terkini

    Sunday, June 4, 2017

    Buka Bersama di Kebumen, Sinta Nuriyah Wakhid Ajak Jaga Kebinekaan

    istimewa
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Ibu Negara keempat, Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, mengajak warga Kebumen menjaga kebhinekaan. Indonesia yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama justru memperindah kebhinekaan Indonesia.

    Hal itu dikatakan, Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, pada acara buka puasa bersama yang mengusung tema "Dengan Berpuasa Kita Genggam Erat Nilai Demokrasi dan Kebhinekaan" di Pantai Karangbolong, Kecamatan Buayan, Sabtu (3/6/2017).

    Shinta Nuriyah, meminta sebagai sesama manusia seyogyanya tidak saling menghujat hingga memfitnah. "Warga Kebumen khususnya agar menghindari hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," kata istri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gusdur).

    Ia menambahkan, dengan keberagaman yang ada di Indonesia, maka sangat tak pantas jika saling bertengkar. Karena, tidak sesuai dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. "Kita ini sesama saudara sebangsa. Harus saling menghargai. Meski beda-beda, yang membedakan di hadapan Tuhan hanya keimaanan dan ketakwaan," tandasnya.

    Ribuan warga hadir pada acara itu, termasuk sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Kebumen. Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Kav Suep, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Budhi Santoso. Ketua MUI Kebumen KH Nursodik serta pengurus PCNU Kebumen. .

    Uniknya, selain umat islam, acara tersebut dihadiri juga peserta dari non-muslim dari berbagai kelompok agama dan etnis. Seperti tokoh Katolik, Kristen, Hindu, Budha, dan Konghucu. Kemesraan dan cermin keharmonisan antar pemeluk umat beragama di Kabupaten Kebumen sangat nampak dalam kegiatan tersebut. Umat beragama non-muslim tampak nyaman mengikuti kegiatan itu.

    Staf Ahli Bupati, Budhi Santoso, yang membacakan sambutan tertulis Bupati Mohammad Yahya Fuad, menyampaikan kegiatan tersebut merupakan perekat kebersamaan sekaligus peneguh persatuan.  "Apalagi kita baru saja memperingati Hari Lahir Pancasila, tanggal 1 Juni 2017 lalu," kata Budhi Santoso, membacakan sambutan tertulis bupati.

    Menurutnya, forum tersebut merupakan ajang yang tepat untuk merawat persaudaraan, persatuan dan kebersamaan. Keutuhan negara, stabilitas wilayah harus terus dijaga. Hanya dengan persatuan dan stabilitas wilayah, bisa membangun. "Kita bisa maju dan sejahtera. Dan kita bisa beribadah dengan khusyuk," ujarnya.

    Pihaknya mengajak semua pihak, untuk mengoptimalkan perannya masing-masing. Secara khusus, bupati ingin mengajak umat islam di Kabupaten Kebumen untuk menjadi uswatun khasanah. Umat Islam serta tokoh-tokohnya hendaknya senantiasa menampilkan peran dan suri tauladan yang baik. Sesuai misi rahmatan lil ‘alamin. "Mari kita jadikan Kabupaten Kebumen sebagai Kabupaten yang sejuk. Kabupaten yang penuh energi kebaikan," tegasnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top