• Berita Terkini

    Friday, May 12, 2017

    Pamitnya Mancing, 2 Bocah Banyumas Nekat "Ngontel" sampai Kebumen

    BANYUMAS -Dua anak bernama Refo dan Hendrik (12) yang beralamat di Dusun Kalitanjung Desa Tambaknegara Kecamatan Rawalo menggegerkan warga setempat terutama pihak keluarga, Kamis (11/5).

    Betapa tidak. Berpamitan hendak mancing Kamis pagi, hingga malam hari keduanya tak juga pulang ke rumah. Belakangan malah diketahui, dua bocah itu berada di Kebumen yang berjarak ratusan kilometer dari rumah. Usut punya usut, kedua bocah itu nekat bersepeda hingga Kabupaten Kebumen.


    Kapolsek Rawalo melalui Kanit Reskrim Iptu Karseno menjelaskan, informasi awal dari pihak keluarga bahwa dua anak tersebut tak kunjung pulang usai pamit pergi memancing saat libur sekolah tersebut. Kedua anak tersebut mengendarai sepeda dan pihak keluarga terus mencari karena sampai malam hari tak kunjung pulang.


      Pada pukul 21.30 diinformasikan dari Polsek Sruweng Kebumen ke Polsek Rawalo bahwa ada anak dengan identitas tersebut berada di Kebumen dengan naik sepeda.  "Kami mendapat informssi dari Polsek Sruweng Kebumen bahwa ada dua anak dari Rawalo yang tidak mengetahui arah saat akan ke rumah saudaranya. Kemudian pihak polsek Sruweng berkoordinasi dengan kami dan ternyata dua anak tersebut dari sore hari dalam pencarian,"jelasnya.

    Setelah dipastikan identitas dua anak yang masih duduk di bangku sekolah SD, Polsek berkoordinasi dengan pihak keluarga. Kemudian keluarga menjemput Refo dan Hendrik di Kebumen. Diketahui duw anak tersebut nekad naik sepeda ke Kebumen untuk berkunjung ke rumah saudaranya.

     "Jadi saat pamit mancing, dua anak ini langsung bersepeda ke Kebumen. Dua anak menelusuri jalur nasional sampai di wilayah Sruweng tidak mengetahui arah. Sehingga ada anggota Polsek Sruweng yang melihat dua anak kebingungan langsung dibawa ke Mapolsek dan diantarkan ke rumwh saudaranya yang ternyata dua anak tersebut mengetahui alamat cuma tidak tahu arah atau jalan,"jelasnya.

     Terkait dengan kejadian tersebut, pihaknya menghimbau kepada orang tua untuk mengawasi anak-anaknya jangan sampai terulangnya kejadian serupa. (gus)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top