• Berita Terkini

    Friday, May 19, 2017

    Mau Beraksi, Maling di Pekalongan ini Malah Kehilangan Motor

    TRIYONO
    PEKALONGAN - Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah pepatah yang disandang oleh seorang pencuri bersenjata Parang di Desa Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, Jumat (19/5). Pasalnya bukanya mendapatkan hasil, akantetapi pelaku yang belum diketahui identitasnya langsung kabur dengan meninggalkan sepeda motornya.

    Informasi diketahui percobaan pencurian dengan pemberatan kali ini terjadi di Desa Kedungkebo, Karangdadap sekira pukul 01.30. Yakni bermula ketika Sultan Agung (16) dari dalam rumah melihat melihat seorang pria tak dikenal dengan mengendap-ngendap disamping rumah.

    Adanya kejadian itu, kemudian ia memberi tahu anggota keluarganya Akhwan (50) yang langsung keluar lewat pintu depan rumah dan mendapati pelaku. Namun pelaku pelaku malah nekat mengayunkan parang ke arah Sultan dan Agung.

     Kedua penghuni rumah malah melakukan perlawanan dengan mendorong pelaku hingga jatuh kebelakang. Adapun pelaku langsung melarikan diri kearah kebun, yang diteriaki 'Maling', sedangkan Maskur (20) beserta warga mencari dan berusaha mengejar pelaku.

    Akantetapi bukanya ketika melakukan pengejaran  mendapati sepeda motor yang diduga milik pelaku di kebun dalam kondisi tertutup ranting serta dedaunan.
    Sepeda motor tersebut bersama parang milik pelaku akhirnya diamankan oleh warga yang langsung dilaporkan ke Polsek Karangdadap.

    Kapolsek Karangdadap AKP I Wayan Gelgel ketika dikonfirmasi membenarkan adanya barang bukti yang diamankan warga. Sepeda motor tersebut supra fit biru silver, No.pol.:  G -2871 -WB, sebilah parang, sebuah linggis.

    "Selain itu sebuah lampu senter, sebuah tang, sebuah obeng, sebuah alat potong kuku, sebuah tas dompet ping bunga-bunga, sebuah kantong kain merah," terangnya.

    Adapun anggota Polsek Karangdadap setelah mendapat laporan yaitu mendatangi untuk memintai keterangan saksi. Sedangkan pelaku saat ini masih dalam pengejaran Unit Reskrim Polsek Karangdadap."Kasus ini masih dalam penanganan anggota," terangnya.(yon)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top