• Berita Terkini

    Thursday, May 4, 2017

    Kemendikbud Persilakan Sekolah Ajukan Buka Program Setara D1 di SMK

    INDAH SUSANTI/RADAR KUDUS
    KUDUS – Pendidikan skill di tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK) kian variatif. Selain jurusannya yang bermacam-macam, mulai tahun ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka program tamatan empat tahun. Setelah siswa lulus, bisa melanjutkan kembali selama satu tahun di sekolahan tersebut atau setara D1.

    Direktorat Jendral (Dirjen) Pembinaan SMK (PSMK) Kemendikbud Mustaghfirin Amin mengatakan, pilihan bagi lulusan SMK ada tiga jalur, yakni menjadi wirausaha, bekerja dan melanjutkan ke perguruan tinggi.

    ”Sekarang ini SMK ada program lulus empat tahun yang setara dengan D1. Hal ini bertujuan untuk pemantapan skill atau keahlian, sehingga setelah lulus semakin matang ilmunya dan siap mengembangkan diri membuka usaha,” jelasnya saat memberikan sambutan di acara perpisahan siswa SMK NU Banat kemarin.

    Dia menambahkan, penambahan waktu belajar selama setahun itu dapat meningkatkan kualitas kompetensi serta keterampilan yang dimiliki pelajar SMK sebagai tenaga terampil. Tak hanya itu, bagi sekolah yang berbasis pondok pesantren juga bisa menimba ilmu agamanya lebih lama.

    ”Saya berharap SMK NU Banat juga bisa mengajukan program empat tahun lulus. Ke depan, Dirjen PSMK mengirimkan beberapa siswa atau guru se Indonesia untuk mengikuti pelatihan di sini (SMK NU Banat Kudus),” tandasnya.

    Mustaghfirin menambahkan, SMK NU Banat termasuk unik karena siswanya semua perempuan dan kelak dimasa depan akan menjadi perempuan tegar dan tangguh yang memiliki karir cemerlang. ”Tidak ada yang salah kalau perempuan memiliki pekerjaan sendiri. Namun satu cacatan saya, jangan meninggalkan kodratnya sebagai ibu dan istri,” terangnya.

    Ketua Yayasan Badan Pelaksana Pendidikan Ma’arif NU (BPPMNU) Banat Kudus KH Ma’shum, AK mengatakan, tidak hanya siswa yang dituntut terampil dan tegar, tapi juga para guru. Mentalnya harus kuat, tegar dan disiplin ilmu.

    ”Ilmu itu penting, karena bisa mengangkat harkat dan derajat manusia. Apalagi ditambah agama dan keimanan yang kuat. Pendidikan di SMK NU Banat ini saya harap makin maju dan lebih baik,” ungkapnya. (san/lil)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top