• Berita Terkini

    Kamis, 18 Mei 2017

    Hindari Lubang Jalan, Perangkat Desa di Pati Tewas

    SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS
    PATI – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan tengkorak, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo. Kecelakaan tunggal menimpa warga Rembang, Jati Tulus, 56, dan anaknya, Prabat Tulus, 29. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.

    Kemarin (17/5) sekitar pukul 13.30, mobil Daihatsu Taruna bernomor polisi H 7492 CF milik Tulus melaju dari barat (Kudus) ke timur (Pati). Sesampainya di depan RS KSH Pati ini, pengemudi mobil diduga mengantuk.

    Mobil itu oleng ke kiri dan menabrak papan reklame di Jalan Kudus-Pati. Kemudian, mobil menabrak dua pohon di samping papan reklame. Mobil tersebut lantas terbalik di tengah jalan. Beruntung tidak ada kendaraan lain, sehingga tidak menabrak kendaraan lainnya.

    Saksi mata, Rumijan, 47, warga Desa Sukoharjo, yang sedang menyeberangkan pengendara di sekitar TKP mengaku, kaget melihat mobil menghantam rekleme dan pohon. Sehingga reklame roboh. “Biasanya jalan ramai, namun kemarin siang sepi. Beruntung tidak ada korban lainnya,” ungkapnya.

    Kasatlantas Polres Pati AKP Ikrar Potawari mengatakan, kedua korban dibawa ke RS KHS. Pengemudinya, Tulus dalam keadaan sehat. Sedangkan, anaknya mengalami luka-luka lecet di beberapa bagian tubuhnya. Selang 60 menit, mobil korban berhasil dievakuasi supaya tidak menimbulkan kemacetan. “Kesimpulan terjadinya kecelakaan itu lantaran pengemudi mobil tidak konsentrasi dan tidak memperhatikan arus lalu lintas di depannya,” ujarnya.

    Selain laka di Margorejo, sebelumnya Selasa malam (16/5) terjadi kecelakaan di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti. Kejadian itu menyebabkan satu orang tewas. Yakni, Suwiknyo, 50. Perangkat Desa Alasdowo ini tewas di TKP setelah berusaha menghindari lubang jalan dan dihantam truk tebu yang melaju dari arah berlawanan.

    “Korban mengalami luka serius di bagian kepala sehingga langsung meninggal di TKP. Petugas mengevakuasi korban. Kami sudah mengamankan kendaraan korban dan truk tebu serta meminta keterangan sopir truk tebu,” paparnya. (put/ris)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top