• Berita Terkini

    Senin, 08 Mei 2017

    Dua Rumah Terancam Longsor Susulan Pringsurat Temanggung

    TEMANGGUNG – Dua rumah di Dusun Plaosan Desa Pagergunung Kecamatan Pringsurat terancam tertimbun tanah longsor, paska longsornya tebung yang berada dirumah tersebut pada Sabtu (6/5) kemarin.

    Kasi Penanganan Darurat dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Temanggung Gito Walngadi menyebutkan, dua rumah yang terancam longsoran tanah yakni milik Sarwito (46) dan Suramin (45), dua rumah tersebut berada persis dibawah tebing yang mengalami longsor pada Sabtu kemarin.

    “Jaraknya sangat dekat sekali, sangat berpotensi terkena longsoran tanah, jika terjadi loongsor susulan,” katanya Minggu kemarin.

    Ia mengatakan, tepat diatas tebing tersebut adalah rumah milik Edi Susanto (55), tebing yang berada dibelakang rumah Edi ini mengalami longsor,akibat tidak bisa menahan derasnya air hujan yang terjadi pada Sabtu petang kemarin.

    “Saat kejadian tidak ada pemilik rumah yang sedang berakivitas dibelakang rumah, sehingga tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. kalau kerugian sekitar satu juta rupiah,” katanya.

    Ia mengatakan, untuk sementara pihaknya telah menyarankan kepada ketiga pemilik rumah dan warga lainnya yang tinggal dilokasi tersebut, untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab potensi akan terjadinya longsor masih ada, apalgi jika hujan turun dengan deras dan waktu yang cukup lama.

    “Sudah kami ingatkan, kami berpesan agar kewaspadaan ditingkatkan, sebab bencana bisa terjadi kapan saja,” tuturnya.

    Ia menambahkan, pada waktu yang hampir bersamaan juga terjadi tanah longsor di Dusun Gilingan Desa Pingit kecamatan Pringsurat. Di Dusun tersebut longsor menutup sebagian jalan utama dan merusak bagian belakang rumah kosong.

    Saat ini lanjutnya, masyarakat bersama dengan tim SAR BPBD serta anggota TNI dan Polri telah melakukan pembersihan material longsoran tanah. Pihaknya juga menurunkanalat berat untuk membersihkan material  longsoran dilokasi tersebut.

    Ia menambahkan, saat ini cuaca masih belum menentu, kemungkinan besar hujan masih akan turun dalam bulan-bulan ini. Hanya saja intensitas hujan sudah cukup berkurang. Namun demikian, pihaknya mengingatkan kepada warga yang tinggal didaerah perbukitan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.

    Tidak hanya itu, pihaknya juga mengajak kepada warga yang tinggal didaerah perkotaan dan daerah lainnya juga meningkatkan kewaspadaan. Sebab lanjutnya, bencana bisa saja terjadi dimana-mana.

    “Bencana tidak memandang tempat, jadi warga harus meningkatkan kewaspadaan, sebab hujan masih sering turun,” pesannya.(Set)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top