• Berita Terkini

    Kamis, 20 April 2017

    Sejumlah Menteri Bakal Hadiri Jumenengan Keraton Kasunanan Surakarta

    SOLO – Dua hari berturut-turut, dua agenda akbar bakal digelar di Kota Solo. Pertama, peresmian Pasar Klewer oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (21/4). Berlanjut Sabtu (22/4), Tingalan Dalem Jumenengan di Keraton Kasunanan Surakarta yang dihadiri sejumlah menteri.

    Berbagai persiapan dilakukan untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Di antaranya menutup pasar darurat Klewer di Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta di hari yang sama.

    “Sudah dirapatkan dengan seluruh pihak. Pasar darurat tutup dulu selama Jumenengan. Minimal prei (libur, Red) sampai jam 2 (siang, Red),” ujar Wali Kota Surakarta usai menggelar pertemuan bersama panitia Jumenengan di balai kota, Rabu (19/4).

    Diterangkan Rudy, sejumlah pejabat yang akan hadir di Tingalan Dalem Jumenengan yakni Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

    Termasuk mantan Ketua DPR RI Marzuki Ali yang dahulu ikut mendukung rekonsiliasi kerabat Keraton Kasunanan.

    Tak hanya pedagang di pasar darurat, pedagang di Pagelaran keraton serta pedagang kaki lima (PKL) di sekitar alun-alun utara juga diminta berhenti beraktivitas untuk sementara. Ini demi menjaga kondusivitas kawasan keraton dan memperlancar arus lalu lintas dari dan ke arah keraton. “Termasuk akan kita perbaiki sejumlah lokasi. Dicat dan dirapikan,” ungkap Rudy.

    Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Surakarta Subagyo menyatakan, sudah melakukan komunikasi dengan pedagang melalui paguyuban-paguyuban. Dia memastikan seluruh pedagang memaklumi dan akan mematuhi perintah tersebut.

    “Paguyuban sudah kita informasikan, pasar cendera mata, pedagang Sitihinggil dan PKL-PKL sudah saya hubungi tadi. Mereka siap untuk libur,” terangnya. Apalagi, Pasar Klewer dan Keraton Kasunanan menjadi lokasi pusat kegiatan sehingga harus mendapatkan perhatian lebih.

    “Mulai Kamis sore (19/4), kawasan itu sudah steril. Jumat acara bapak presiden, Sabtu Jumenengan. Kita ingin meyukseskan kedua acara itu,” kata Subagyo.
    Disdag berharap pedagang, pembeli dan masyarakat yang biasanya beraktivitas di kawasan pasar darurat memaklumi situasi tersebut. Sekaligus meminta seluruh pedagang dapat mengatur diri dan menyesuaikan jadwal yang ditentukan pemkot.

    Terpisah, pejabat Humas Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) Subagyo memastikan seluruh pedagang mengikuti regulasi pemkot. Menurutnya, libur selama dua hari tidak akan memengaruhi omzet secara signifikan. “Ini momen yang kita tunggu yaitu perpindahan ke Pasar Klewer,” jelas dia. (irw/wa)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top