• Berita Terkini

    Thursday, April 6, 2017

    Realisasi Serapan Anggaran di Bawah Target

    sudarnoahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Capaian realisasi serapan anggaran baik fisik maupun keuangan Kabupaten Kebumen hingga Maret triwulan I 2017 masih jauh di bawah target. Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi keuangan dan fisik triwulan I Pemkab Kebumen, di Ruang Jatijajar Komplek Pendopo Bupati, Kamis (6/4/2017).

    Asisten II Sekda Tri Haryono, dalam paparannya menyampaikan hingga Maret 2017 realisasi penyerapan anggaran APBD baru 7,79 persen. Jauh dibawah yang ditargetkan sebesar 17,56 persen. Begitu juga dengan capaian kegiatan fisik hingga Maret juga masih jauh dibawah target, yakni baru terealisasi 7,27 persen dari target 17,56 persen. "Capaian kita masih berada di bawah target,"kata Tri Waluyo, dalam paparannya.

    Tri Waluyo, mengungkapkan kondisi capaian ini jika masih dibawah capaian tahun lalu pada periode yang sama. Penyerapan anggaran di bulan Februari 2015 sebesar 6,82 persen, Februari 2016 5,74 persen, sedangkan Februari 2017 hanya 0,99 persen. Kemudian pada Maret 2015 penyerapan anggaran mencapai 10,93 persen, Maret 2016 sebesar 9,47 persen, sedangkan Maret 2017 baru 7,79 persen.

    Hal serupa juga terjadi pada kegiatan fisik, pada Februari 2015 8,2 persen, Februari 2016 7,50 persen, sedangkan Februari 2017 baru 4,4 persen. Kemudian Maret 2015 sebesar 19,77 persen, Maret 2016 sebesar 12 persen, sedangkan Maret 2017 baru 7,27 persen.

    Terdapat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Kebumen yang realisasi penyerapan anggarannya terendah. Yaitu BLUD RSUD dan RSUD Dr Soedirman realisasinya masih 0,00 persen, disusul Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) 0,77 persen, Dinas Kesehatan 1,42 persen. Kemudian Bagian Pemerintahan Setda Kebumen 1,99 persen, Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) 2,56 persen.

    Sedangkan OPD dengan realisasi penyerapan anggaran tertinggi diraih oleh Inspektorat sebesar 23,64 persen, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) 21,62 persen, BKD 19,91 persen, Bagian Umum Setda Kebumen sebesar 18,35 persen, BPKAD 17,79 persen, BPPD 17,69 persen, dan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu 17,58 persen.

    Hadir pada rakor tersebut, Bupati Mohammad Yahya Fuad, Wakil Bupati Yazid Mahfudz, Asisten I Sekda Sabar Irianto, Asisten II Sekda Tri Haryono, Asisten III Sekda Widhiatmoko. Serta semua pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kebumen.

    Dalam pengarahannya Bupati Mohammad Yahya Fuad, meminta semua OPD harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan ini. Bupati meminta pimpinan OPD tidak trauma dengan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. "Yang sudah, sudahlah, Nggak usah ragu bertindak. Karena banyak masyarakat yang protes dan sudah menanti kegiatan kita," pinta bupati.

    Untuk diketahui, total anggaran pada APBD 2017 mencapai Rp 2,712 triliun lebih. Yang dialokasikan untuk belanja langsung sebesar Rp 1,746 triliun lebih dan belanja langsung sebesar Rp 965,466 miliar lebih. Sedangkan pendapatan daerah dari PAD sebesar Rp 293,481 miliar, dana perimbangan Rp 1,736 triliun lebih dan pendapatan lainnya sebesar Rp 614,347 miliar lebih.(ori)

    OPD dengan Penyerapan Terendah
    BLUD RSUD dan RSUD Dr Soedirman 0,00 persen,
    DPU PR 0,77 persen,
    Dinas Kesehatan 1,42 persen
    Bagian Pemerintahan1,99 persen,
    Distapang 2,56 persen.

    OPD dengan Penyerapan Tertinggi
    Inspektorat 23,64 persen,
    Kesbangpol 21,62 persen,
    BKD 19,91 persen,
    Bagian Umum 18,35 persen,
    BPKAD 17,79 persen,
    BPPD 17,69 persen,
    DPMPSP 17,58 persen.

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top