• Berita Terkini

    Sunday, April 30, 2017

    Nyemplung Sumur dan Sempat Dikira Meninggal, Pria di Banyumas Selamat

    agus/radarmas
    BANYUMAS-Niat bunuh diri dengan terjun ke dalam sumur sedalam 2 meter, Arsoh Wahyudi (25) warga RT 1 RW 5 Desa Lesmana Kecamatan Ajibarang berhasil selamat setelah selama enam jam berada di dasar sumur pada Sabtu (29/4). Asroh diketahui berada di dalam sumur pada pukul 13.30 dan berhasil diangkat pada pukul 19.30. Sebelumnya,keluarga dan warga sampai tim SAR Brimob memperkirakan Asroh sudah meninggal dunia.

     Kapolsek Ajibarang AKP Supardi mengatakan, awalnya ada laporan bahwa warga bernama Asroh Wahyudi menceburkan diri ke dalam sumur di dalam rumahnya. Pihaknya berkoordinasi dengan tim evakuasi Brimob Purwokerto setelah diketahui warga yang terjun ke sumur hanya terlihat bagian tangan dan kemudian tidak terlihat lagi.

     "Karena diketahui tidak ada tanda-tanda kehidupan, tim kemudian turun ke bawah. Namun setelah beberapa kali turun tim bisa sampai ke permukaan air sumur. Tetapi kaki petugas yang melakukan evakuasi diraih dengan tangan sehingga kaget karena awalnya sudah meninggal. Kemudian terdengar suara minta tolong saat petugas naik ke atas karena panik,"jelasnya.

     Setelah diketahui Asroh masih hidup, lanjut Kapolsek, tim SAR meminta istri dari Asroh untuk mendekat ke bibir sumur dan membujuk untuk naik. Sementara petugas mempersiapkan alat untuk mengangkat korban.

     "Asroh akhirnya meraih tali yang sudah diberi tempat duduk. Korban akhirnya bisa meraih tali evakuasi dan naik ke atas didampingi tim SAR. Korban masih selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit Ajibarang,"jelasnya.

     Saat evakuasi, warga memadati rumah Asroh dan mengira sudah meninggal dunia. Warga juga sudah mempersiapkan liang lahat di pemakaman umum namun akhirnya liang tersebut ditutup kembali setelah diketahui Asroh masih hidup.

     "Dari keterangan keluarga, keluarga Asroh mengalami permasalahan. Kemudian sudah tiga kali melakukan percobaan bunuh diri. Kali ke empatnya percobaan tersebuy, korban kembali selamat setelah sebelumnya dipergoki keluarga dan warga saat melakukan percobaan bunuh diri tersebut,"jelasnya.

     Terkait bisa selamatnya Asroh, petugas evakuasi dari Tim SAR Brimob Purwokerto yang turun ke dalam sumur mengatakan, di permukaan air sumur ada rongga yang bisa dibuat untuk bernafas Asroh di dasar sumur. Pasalnya, di bagian bawah sumur terdapat rongga yang lebih lebar dari badan dan bibir sumur.

          "Rongga tersebut dalamnya sampai dua meter sehingga bisa menjadi tempat sembunyi dan dari atas tidak terlihat. Dan permukaan air masih ada rongga untuk bernafas. Saya kaget saat ada tangan yang mencoba meraih kaki saya karena saya kira sudah meninggal,"jelasnya.

          Asroh kemudian dibawa ke RSUD Ajibarang dengan kondisi kedinginan. Petugas medis langsung menangani Asroh di IGD RSUD Ajibarang. Sementara warga langsung membubarkan diri setelah evakuasi selesai.

        Yang terlibat dalam evakuasi tim SAR Brimob, BPBD, Tagana, Linmas, Satpol PP, PMI, Forkompimkec Ajibarang serta warga. Korban langsung diperiksa tim medis dari Puskesmas II Ajibarang. (gus)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top