• Berita Terkini

    Sabtu, 15 April 2017

    Lebaran Jalan Tol Pemalang-Batang Dipastikan Siap Difungsikan

    TRIYONO
    PEKALONGAN - Arus mudik lebaran 2017 mendatang Jalan Tol Pemalang-Batang dipastikan dapat difungsikan bagi pemudik dari arah Jakarta. Untuk itu guna memastikan kesiapan, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan melakukan pemantauan Megaproyek Tol yang ada di Kota Santri bersama instansi terkait dan rekanan proyek tol, Kamis (13/4).

    Pemantauan dilakukan di wilayah Sragi dengan masuk langsung ke lokasi proyek yang kini masih dalam proses pengerasan tanah merah dan sebagian dilakukan pengecoran dengan ketebalan 10 cm lebar 7 m untuk bisa dilalui pemudik.

    Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan yang didampingi perwakilan PBTR mengatakan untuk mengetahui kondisi Jalan Tol yang akan dilalui pemudik pihaknya menelusuri Tol melaui jalur alternatif bersama Dishub, PBTR, SMJ, Jasa Raharja. Dari pantauan  jalan kondisibaik.

    "Tadi kita sudah menelusuri jalur alterntif satu untuk jalan kondisi bagus dan dipastikan ada perbaikan jalan oleh SMJ tercapai targetnya. Kemudian untuk mulai kita masuk dari Puwodadi, Sragi dan sampai  dibelakang kita sudah ada pengerasan jalan dan jalan sudah kuat  dipastikan daat fungsional," terangnya.

    Namun ada 5 jembatan sementara atau beli itu dipastikan juga dapat fungsional. Lima titik Jembatan ada diantara ada di Jajar Wayang,
    Babalan Kidul, Ambokembang,
    Sembungjambu, dan Rengas. Kemudian dengan adanya makam karena belum selesai dengan lebar 60 meter, maka akan diambil 30 meter sebelah kanan dengan menyempit untuk bisa dilalui.

    Untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan, tentunya Polres Pekalongan terus koordinasi bersama PU, Dishub, Jasa Raharja dan rekanan proyek tol. Baik itu masalah sosilaisi atau lainnya harus satu persepsi, seperti rekayasa, pengadaan rambu, selebaran, kemudian melalui media.

    "Untuk rekayasa kita situasional kalau misalnya ada kepadatan dijalur pantura tentunya alternatif 1 kita pakai, namun kalau Jalan Tol ini sudah fungsional sampai dengan batang atau paling tidak sampai pintu keluar Bojong ini dapat digunakan itupun harus disyaring kendaraan kecil yang boleh melintas dijalan tol. Karena kita lihat sendiri beton yang tebalnya 10 centimeter maka ada batas kekuatanya," lanjut Kapolres.


    Untuk exit, lanjut dia sesuai instruksi Wakapolda akan meminta ketegasan dari Pimpro apakah di Batang, Pemalang, itu akan disesuaikan dengan renpam. Karena cara bertindaknya pasti beda, jadi sebelum mengambil Renpam harus dipastikan terlebih dahulu pintu keluarnya dimana.

    "Jadi harus ada kepastian dan akan diinformasikan ke pihak kepolisian. InsyaAllah kalau tol ini fungsional tidak akan terjadi kepadatan mungkin yang terjadi hanya pengaturan biasa karena kita sudah terbantu dengan adanya JalanTol ini,"terangnya.

    Ditambahkan ketika fungsional, mungkin ada pecah ban bagi kendaraan pemudik maka akan disiapkan res area umum, dilengkapi penerangan, juga pelayanan kesehatan.

    Sementara Teknik PT PBTR, Zakaria
    menyatakan operasional fungsional arus mudik ini dengan sistem lapisan beton, selebar 7 meter dengan tebal 10 cm dari Pemalang sampai dengan Batang. Sedangkan untuk pintu keluar ada tiga exit di Pemalang- Beji, kemudian Exit di Bojong, dan Exit di Pasekaran, Batang.

    "Untuk res area kita memiiki dua yaitu di Kelang Depok, dan Candi Areng, Batang. Namun kita perioritaskan di Kelang Depok dengan fasilitas ada 30 MCK, parkiran kita sediakan minimal 30 kendaraan. Jadi kita fungsionalkan untuk jalan Tol ini dari Pemalang-Batang dan kita optimis bisa Fungsional walaupun nanti jika box atau jembatan underpas yang belum kita selesaikan kita akan koordinasikan dengan instansi terkait," imbuhnya.(yon)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top