• Berita Terkini

    Sunday, April 2, 2017

    Kebumen Canangkan Gerakan Salat Subuh Berjamaah

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Pemkab Kebumen mencanangkan "Gerakan Salat Subuh Berjamaah" di Masjid Ainul Hidayah Desa Krakal, Kecamatan Alian, Sabtu (1/4/2017). Pencanangan tersebut dilakukan setelah Bupati Mohammad Yahya Fuad bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan safari salat subuh berjamaah selama sepekan di sejumlah masjid di Kota Kebumen. Kegiatan salat subuh berjamaah itu untuk membangkitkan semangat membangun dimulai dari masjid.

    Peluncuran Gerakan Salat Subuh Berjamaah, itu dihadiri berbagai kalangan. Mulai Bupati Mohammad Yahya Fuad, Plh Sekda Mahmud Fauzi, para asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, seluruh camat yang ada di Kabupaten Kebumen. Tokoh agama, ulama, tokoh organisasi dakwah, tokoh masyarakat, dan ratusan umat muslim memadati masjid setempat. Mereka berkumpul sejak 30 menit sebelum salat subuh dimulai pukul 04.40 WIB.

    Waktu salat subuh dipilih karena menurut bupati waktu ini adalah yang paling sulit untuk dilakukan masyarakat. Butuh upaya ekstra untuk bisa menguatkan diri sendiri melawan kemalasan. Selain untuk mengamalkan apa yang sudah dilakukan oleh Rasulullah SAW dalam pembinaan umat. Gerakan ini juga untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat. "Kalau salat subuh berjamaah bisa dilakukan di masjid, itu menandakan bahwa kekompakan warga ini masih terjaga," kata Bupati Mohammad Yahya Fuad.

    Tak hanya itu, gerakan salat subuh berjamaah ini bisa menjadi peredam gejolak situasi nasional yang cenderung menghangat dan memanas. Dengan meningkatkan kegiatan yang memupuk nilai-nilai religius, bupati berharap kedamaian akan menyejukkan negeri ini.

    Bupati Mohammad Yahya Fuad pun menyerukan kepada camat dan kepala desa maupun lurah untuk menggerakkan masyarakat di wilayahnya masing-masing agar melakukan hal yang sama. Dengan demikian, gerakan ini bisa lebih masif hingga ke tatanan masyarakat paling rendah.

    "Saya mengajak masyarakat untuk membudayakan salat subuh berjamaah. Jika subuh berjamaah sudah mentradisi, maka kita sudah melaksanakan ibadah mahdloh sekaligus ibadah sosial sejak diawal pagi," ujarnya.

    Menurutnya, banyak ibadah sosial yang dapat dilakukan ketika kita salat subuh berjamaah. Misalnya silaturahmi, saling mengingatkan dalam hal kebaikan, meringankan beban sesama, berinfak dan lain-lain. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini juga bertujuan untuk menyapa masyarakat dan menginformasikan tentang pembangunan Pemkab Kebumen. "Ini juga menjadi ajang interaktif antara ulama, umara dan masyarakatnya. Sehingga kami bisa menyerap langsung aspirasi dari masyarakat," imbuhnya.

    Gerakan ini, lanjut bupati, juga akan menjadi media komunikasi yang efektif antara kepala desa dengan masyarakatnya. Yang dimanfaatkan untuk membicarakan terkait pembangunan desanya. "Kita harapkan banyak dampaknya, semua permasalahan akan selesai dengan adanya silaturahim. Apalagi sekarang desa dananya banyak, manakala mereka ada komunikasi dengan masyarakatnya minimal setiap subuh. Mudah mudahan pembangunan akan lebih efektif dan lebih mengena secara prioritas," bebernya.

    Bupati menegaskan, kegiatan salat subuh berjamaah akan dilakukan setiap hari dimasa pemerintahannya. "Ini bukan tugas tetapi panggilan hati saja," tandasnya.

    Usai melakukan salat subuh berjamaah, bupati meninjau Pasar Indrakila yang letaknya tidak terlalu jauh dengan masjid. Di pasar, bupati menyempatkan dialog dengan pedagang dan masyarakat setempat. Orang nomor satu di Kabupaten Kebumen itu pun mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top