• Berita Terkini

    Sunday, April 2, 2017

    Geopark Karangsambung Dimatangkan

    ILUSTRASI
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Rencana pengembangan kawasan Karangsambung-Karst Gombong Selatan (Karangbolong) sebagai Geopark Nasional terus dimatangkan. Pemkab Kebumen bekerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tengah menyusun master plan untuk persiapan kawasan Karangsambung-Karangbolong menuju Geopark Nasional. Masterplan tersebut di antaranya mencakup tujuan dan arah pengembangan, serta kebutuhan kegiatan dan program untuk mendukung pengembangan Geopark.

    LIPI, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral dan Pemkab Kebumen pun sepakat merintis Kawasan Karangsambung dan Karangbolong menjadi Geopark Nasional Karangsambung.
    Kepala Unit Pelaksana Tehnis Balai Informasi Konservasi Kebumian Karangsambung Edy Hidayat, mengatakan semua pihak yakin, jika Geopark Karangsambung terwujud, keragaman geologi (Geodiversity) keragaman biologi (biodiversity) dan keragaman budaya (culturediversity) bisa dimanfaatkan berbarengan dengan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan itu. Konservasi terhadap ketiga keragaman itu berjalan bersama. "Pemerintah Kabupaten Kebumen Kebumen sudah membuat draf pengelola Geopark Karangsambung," kata Edy Hidayat.

    Menurutnya, cepat tidaknya terwujudnya Geopark Karangsambung bergantung pada komitmen Pemkab Kebumen. Terutama pada pengembangan infrastruktur yang mendukung geopark nantinya.

    Edy Hidayat mengatakan, direncanakan Geopark Karangsambung, dengan area Karangsambung dan Karangbolong, nantinya menjadi satu kesatuan yang tidak terpisah. Meskipun di bagian tengah ada yang seolah terputus. Karangsambung yang menyimpan batuan berumur 25 – 117 juta tahun, sementara Karangbolong  menyimpan batuan lebih muda umur,  yang dikenal karst nantinya  akan menjadi satu  geopark.

    Antara Karangsambung dan Karangbolong sebagai geopark, ditengah terhubung Kecamatan Sruweng, Karanganyar, Kuwarasan menjadi bagian dari geoparak ini. Diperlukan komitmen Pemkab Kebumen untuk mewujudkan  geopark. Paling cepat tahun 2018, Geopark Karangsambung berdiri.

    "Tujuan Geopark Karangsambung, sama seperti geopark  lain yang  lebih dahulu ada, yakni menjaga  keragaman geologi, keragaman biologi dan karagaman budaya ini  berbarengan tumbuhnya perekonomian di kawasan itu," paparnya.

    Lebih jauh, kebudayaan, geologi, biologi  dimanfaatkan makin dengan menjaga konservasi ketiganya. Pemanfaatan ketiga keragaman itu untuk  kepariwisatan dan ilmu pengetahuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan itu.

    Dia mencontohkan Geopark Ciletuh, di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pemkab Sukabumi sangat berkomitmen, sehingga Geopark Ciletuh menjadi berkembang pesat. Karena itu diharapkan Pemkab Kebumen bisa seperti Sukabumi, sehingga segera mungkin terwujud Geopark Karangsambung.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top