• Berita Terkini

    Wednesday, April 12, 2017

    Korban Aksi Teror Banyumas Alami Patah Kaki dan Putus Tendon

    PURWOKERTO- Dua korban serangan teroris asal Karangaren, Kutasari, Purbalingga, Ibnu Dar (22), harus menjalani operasi di RS Geriatri Purwokerto. Bripka Karsono dan Aiptu Ata Suparta mengalami luka parah putus tendon dan  patah kaki .

    Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono menyebutkan, sebelum dirujuk ke RS Geriatri, kedua korban sudah menjalani perawatan medis di RS Wijayakusuma. Akan tetapi, korban perlu menjalani operasi untuk menyembuhkan luka yang dialami.

    "Kondisi anggota sedang dalam masa persiapan operasi. Korban yang ditabrak sepeda motor, mengalami luka patah tulang kaki kiri sedangkan korban bacokan mengalami luka putus tendon lengan tangan kiri," ujarnya Rabu (12/4) kemarin usai membesuk keuda korban.

    Kapolda menyatakan, luka yang dialami oleh kedua anggotanya bisa ditangai di RS Geriatri sehingga tidak perlu dirujuk ke Semarang atau ke Jakarta. Selanjutnya, Kapolri berencana memberikan penghargaan kepada dua anggotanya yang menjadi korban serangan teroris.

    "Kita beri penghargaan, ada santunan juga. Yang ditabrak kelahiran tahun 1960 dan satu tahun lagi akan pensiun. Kita juga akan mengusulkan kenaikan pangkat menjadi perwira," ungkap Kapolda.

    Direktur RS Margono Soekarjo Haryadi menyampaikan, Suparta mengalami masalah pada bagian lutut. Dari dalam sendinya mengalami pendarahan. Namun hal itu sudah ditangai oleh dokter spesialis.

    “Kalau Pak ata,lutut dalam sendinya ada pendarahan atau hematum, sedang kami ditangani dan sudah masuk kamar operasi,” ungkapnya.

    Satu korban lainnya, Bripka Karsono juga harus menjalani operasi akibat luka yang dialaminya. Secara fisik dan hasil laboratorium dalam kondisi baik. Hanya saja, ada beberapa luka sayatan yang kena sampai tulang.

    “Pak Karsono, beberapa sayatan luka bacok yang mengenainya sampai menyentuh tulang, secara fisik dalam kondisi baik, mudah-mudahan operasi berjalan lancar dan hasilnya baik,” tandasnya. (mif)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top