• Berita Terkini

    Sabtu, 15 April 2017

    Bus Sasak 4 Toko di Pati, Satu Tewas

    SRI PUTJIWATI/RADAR KUDUS
    PATI – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) tunggal menimpa bus pariwisata Kurnia Trans dengan nomor polisi K 1489 CM di Jalan Pati-Tayu, Desa Mulyoharjo, Kecamatan Kota, Kabupaten Pati kemarin (14/4). Kecelakaan yang diduga akibat rem blong itu menabrak empat ruko.

    Kecelakaan itu membuat bangunan ruko rusak berat. Sedangkan, sopir bus, Ahmad Zaenun, 44, warga Desa Tambahmulyo, Kecamatan Jakenan, meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

    Kejadian nahas itu bermula sekitar pukul 02.45, bus Kurnia Trans melaju dengan kecepatan tinggi dari utara (Wedarijaksa) ke Pati. Bus itu usai mengantar rombongan wisata dari Jogjakarta. Kondisi jalan tersebut licin setelah diguyur hujan. Sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pengemudi mengantuk sehingga bus oleng ke kanan.

    Pengemudi bus berniat menginjak rem, namun rem tersebut blong. Sehingga badan bus bagian depan menabrak warung nasi, toko kelontong, toko kaca, dan tambal ban di pinggir jalan. Saat kejadian, toko itu tidak berpenghuni. Sedangkan tambal ban yang beroperasi 24 jam, malam itu ada tiga karyawan di dalam bangunan.
    Dua karyawan langsung berlarian dan satu karyawan tidur. Sehingga, Lukman, 21, warga Desa Tawangharjo, Kecamatan Winong mengalami luka-luka karena ruruntuhan bangunan. Lukman dibawa ke RSUD Soewondo dan menjalani rawat jalan.

    Sedangkan kondisi pengemudi bus mengalami luka cukup serius di bagian kepala. Proses evakuasi pengemudi membutuhkan waktu beberapa lama karena terjepit bus dan reruntuhan bangunan. Korban meninggal saat dibawa ke RS Fastabiq.

    Sukijan, 35, pemilik warung nasi mengaku, kaget mendengar bangunan di sekitar ruko itu diseruduk bus. Dia tinggal di rumah orang tuanya atau belakang warung nasi, sehingga mengetahui adanya persitiwa itu.

    “Semua barang dan bangunan toko rusak parah, sehingga tidak bisa bekerja. Kami meminta ganti rugi untuk membangun kembali toko yang runtuh diseruduk bus,” katanya.

    Kapoles Pati AKBP Maulana Hamdan melalui Kasatlantas AKP Ikrar Potawari menjelaskan, mendatangi TKP setelah mendapatkan laporan. Dia meminta keterangan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti bus tersebut.

    Pihaknya masih menyelidiki penyebab persitiwa itu. Ada dugaan sopir mengantuk dan rem blong. Untuk kerugian sendiri belum bisa memperkirakan masih menunggu pemilik bus dan korban.

    “Dengan kejadian ini kami berharap masyarakat lebih waspada dalam mengendarai kendaraan, pemeriksaan kendaraan harus rutin dan jika mengantuk berhenti dulu,” terangnya. (put/ris)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top