• Berita Terkini

    Friday, April 21, 2017

    BI Tunjuk BNI Jadi Kantor Kas Titipan

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.cocm)- Bank Indonesia (BI)  meresmikan Kantor Kas Titipan untuk wilayah Kabupaten Kebumen dan sekitarnya di Kantor Cabang BNI Kebumen, Jumat (21/4/2017). Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Deputi Gubernur BI Sugeng.

    Kas titipan merupakan sebuah perpanjangan dari layanan kas Bank Indonesia yang dititipkan pada salah satu bank untuk mencukupi persediaan uang kas perbankan. Hal ini guna memenuhi kebutuhan uang di suatu wilayah.

    Deputi Gubernur BI, Sugeng, menyebut Kantor Kas Titipan BI di Kebumen merupakan kantor kas ke-70 di Indonesia dan yang pertama di Jawa Tengah yang ada di Bank BNI. Bank Indonesia selaku otoritas sistem pembayaran terus berupaya memastikan peredaran uang rupiah layak edar di seluruh wilayah Indonesia. "Baik dari segi nominal maupun jenis pecahan secara tepat waktu dan tepat jumlah," kata Sugeng, usai acara.

    Sugeng, menjelaskan pembukaan layanan itu untuk memenuhi kebutuhan uang di Kabupaten Kebumen dan sekitarnya. Pembukaan kantor tersebut merupakan kerja sama BI dengan BNI Cabang Kebumen sebagai bank pengelola kas titipan.

    Sugeng berharap Kantor Layanan Kas Titipan Kebumen memberikan manfaat bagi masyarakat dan industri perbankan yang lebih efisien. Termasuk dalam pemenuhan kebutuhan uang layak edar. Sesuai UU Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang, BI diberikan kewenangan dan tugas untuk mengedarkan rupiah. Dalam proses pengedaran tersebut, BI dituntut untuk memenuhi ketersediaan rupiah dalam jumlah yang cukup, jenis pecahan yang sesuai kebutuhan, tepat waktu dan dalam kualitas serta kondisi yang layak edar.

    Upaya-upaya yang dilakukan oleh BI dalam pencapaian clean money policy, kata Sugeng, adalah dengan menarik dan mengganti uang lusuh dengan uang layak edar. Memusnahkan uang lusuh, mensosialisasikan cara perlakuan terhadap uang dengan baik, melayani penukaran uang kertas maupun logam serta menyediakan layanan operasional kas titipan di daerah.

    Direktur Perencanaan Operasional BNI, Bob Tyasika Ananta, mengatakan merasa terhormat BNI Kantor Cabang kebumen ditunjuk sebagai bank pengelola Kas Titipan Bank Indonesia untuk kabupaten Kebumen. "Ini merupakan satu-satunya dan pertama kalinya dibentuk Kas Titipan Bank Indonesia di wilayah Jawa Tengah," kata Bob.

    Dengan berdirinya kantor Kas titipan Bank Indonesia di Kebumen, lanjut dia, diharapkan dapat menciptakan pelayanan kepada masyarakat di industri perbankan yang berjalan lebih efisien dan memitigasi resiko kesulitan likuiditas bank. Sehingga perputaran arus kas menjadi lancar.

    Selain itu juga mengurangi resiko pada saat pengambilan atau pengiriman uang, termasuk didalamnya pemenuhan kebutuhan Uang Layak Edar (ULE) dan uang Hasil Cetak Sempurna (HCS). "Tetapi juga dalam penyerapan Uang Tidak Layak Edar (UTLE) dari masyarakat, guna menunjang perekonomian di Kabupaten Kebumen yang terus berkembang," ujarnya.

    Disisi lain, Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyambut baik dibukannya kas titipan Bank Indonesia di Kebumen. "Saya harap agar layanan kas titipan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Termasuk dalam memenuhi kebutuhan uang layak edar sesuai kebutuhan masyarakat. Sehingga uang lusuh atau rusak akan bisa ditarik dari masyarakat," kata Wabup.

    Menurutnya, pengoperasian Kas Titipan juga akan memberikan penghematan kepada para perbankan yang beroperasi di Kabupaten Kebumen dan sekitarnya. Sehingga  memudahkan perbankan di Kebumen dan sekitarnya menjaga stok uang untuk memenuhi fasilitas ATM. "Kita juga ingin menjaga, agar pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kebumen bisa tetap tinggi untuk menggerakkan perekonomian daerah," imbuhnya.

    Yazid Mahfudz, pun memamerkan pertumbuhan ekonomi Kebumen yang melejit pada 2016 lalu. Pertumbuhannya lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Jawa Tengah dan Nasional. Yang tumbuh 6,29 persen diatas Provinsi Jawa Tengah sebesar 5,54 persen dan Nasional 5,04 persen.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top