• Berita Terkini

    Thursday, March 2, 2017

    Nasib Korban Banjir Tegal, Uang Rp 85 Juta Ikut Hanyut

    TEGAL  – Banjir yang melanda RT 5 RW V Pedukuhan Glempang, Desa Dukuhbenda, Kecamatan Bumijawa, Rabu (1/3) sore membawa kisah sedih bagi Dahro, 48. Pasalnya, uang tunai Rp 85 juta, perhiasa emas, beras dan perabotan rumah ikut terbawa derasnya air banjir.

    Menurut Dahro, hujan deras mulai mengguyur sekitar pukul 14.00. Tidak berselang lama, sekitar pukul 16.30, selokan yang berada tepat di belakang rumahnya dan berada di dataran yang lebih tinggi meluap.

    Akibatnya, air langsung mengguyur ruhamnya yang berada di lokasi lebih rendah. Saat kejadian berlangsung, dia dan keluarga sedang berada di dalam rumah dan secara spontan langsung berlarian ke luar rumah untuk menyelamatkan diri dan tidak berpikir untuk mengamankan barang berharga. Selain rumah yang mengalami kerusakan parah, dia juga mengaku kehilangan uang tunai Rp 85 juta yang disimpan di dalam rumah.

    Selain uang, perhiasan emas seberat 18 gram, lemari dan sebagain baju juga ikut terbawa banjir. Sedangkan peralatan elektornik seperti televisi dan komputer mengalami kerusakan. Hingga Kamis siang, dia belum menemukan uang yang ikut hanyut terbawa air banjir. Untuk sementara, dia dan keluarga mengungsi di rumah kerabat karena kondisi rumah yang belum diperbaiki.

    “Dengan dibantu warga dan relawan, kami masih mencari barang-barang yang hilang terbawa banjir,” jelasnya.

    Teprisah, Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal Sunarto menambahkan, saat kejadian berlangsung, relawan PMI yang berasal dari Sibat Bumijawa dan SAR Bumijawa langsung mengevakuasi korban dan keluarga. Prioritas utama saat itu adalah menyelamatkan semua penghuni rumah untuk dibawa ke tempat yang lebih aman.

    Selanjutnya, atas informasi dari korban, relawan dan warga sekitar ikut mencari barang-barang milik korban yang diduga hanyut terbawa banjir, termasuk uang, perhiasan dan sebagainya. Terkait dengan kondisi rumah korban yang mengalami kerusakan parah, tim relawan gabungan akan menggandeng semua pihak terkait untuk memberikan bantuan dan bekerja bakti memperbaiki rumah korban agar bisa segera ditempati.

    “Hingga saat ini, tim masih bersiaga di sekitar tempat tinggal korban untuk mengawasi perkembangan terakhir,” tegasnya. (gun)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top