• Berita Terkini

    Saturday, March 18, 2017

    Mencekam, Badan Jembatan Tiba-tiba Patah Saat Mobil Melintas di Atasnya

    cahyo/radarbanyumas
    PURBALINGGA - Sebuah mobil  Toyota Avanza milik warga Tunjungmuli, Kecamatan Karangmoncol Kabupaten Purbalingga, terjatuh dari badan jembatan yang patah akibat tak kuat menahan terjangan banjir. Beruntung, pengemudi mobil selamat dari kejadian mengerikan yang terjadi di Sungai Klawing, Sabtu (18/3/2017).

    Kapolsek Bobotsari, AKPP Ridju Isdianto menjelaskan, mobil Avansa nahas bernopol R 9426 MC tersebut dikemudikan Bambang Rahayu (42). Mobil itu terjatuh dan  terbawa arus sungai sesaat oprit atau penghubung ujung jembatan dengan jalan raya  mulai ambrol dan putus.

    “Korban bisa diselamatkan dan keluarganya. Namun mobil Avansa belum diketahui nasibnya, karena masuk agak dalam dan berbahaya jika langsung dievakuasi. Arus  masih deras dan dalam, serta kondisi jalan dekat jembatan masih labil,” ujarnya Sabtu sore.

    Bagian jembatan yang patah itu tak kurang dari dua meter dan membahayakan pengguna jalan. Warga yang mencoba mendekat dilarang oleh aparat polisi dan TNI dengan dibatasi bambu dan garis polisi

    Putusnya oprit membuat jalan utama dua kecamatan, Bobotsari- Rembang putus total dan membuat warga  di sekitar lokasi kehilangan akses jalan. .

    Bupati Purbalingga, H Tasdi SH MM selang sejam kemudian tiba di lokasi bencana itu. Dia langsung melihat dari jarak satu meter dekat patahan oprit itu.

    Baca juga:
    (Detik-detik Menegangkan Mobil Jatuh ke Sungai Karena Jembatan Patah di Purbalingga)



    Bupati menyatakan agar di dekat lokasi dipasang posko pemantau dan melarang warga mendekati dan melintas dekat patahan itu.

    Kepada Radarmas di lokasi, Tasdi mengatakan sejak Oktober tahun lalu hingga Maret tahun ini sudah 4 jembatan rusak karena bencana. Diantaranya jembatan Kali  Kuning Karanganyar, jembatan di wilayah Kemangkon dan Padamara.

    “Kami akan lakukan penanganan segera untuk jembatan Klawing. Karena ini akses penting dan tak lama lagi menjelang puasa dan lebaran. Kasihan masyarakat dan perantau karena jembatan rusak dan harus menggunakan jalan alternatif lain,” tegasnya.

    Mulai besok (hari ini, red) pihaknya akan menurunkan alat berat (back hoe) untuk menormalisasi arus sungai dan memasang bronjong. Kemudian diupayakan  secepatnya patahan akan dibenahi dan arus bisa kembali normal.

    Penanganan itu dibenarkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Purbalingga, Setiyadi. Dia mengatakan akan ada normalisasi aliran sungai agar  berkurang. Kemudian akan dipasang bronjong sesuai stok yang ada. “Titik yang longsor akan dipasang itu. Bagian atas juga akan dipasang readymix agar segera bisa  dilewati kembali,” ungkapnya.

    Kerusakan hanya pada oprit jembatan dirinya bersama jajaran akan mengupayakan secepatnya penanganan darurat. Bronjong yang ada di BPBD Purbalingga kemungkinan masih ada sekitar 200 meter. Namun akan dicek kembali dan nantinya bronjong akan diisi material batu dari sungai itu. (amr)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top