• Berita Terkini

    Thursday, March 23, 2017

    Jelang UN, Warjan Minta Tak Ada Pemadaman Listrik di Kebumen

    ILUSTRASI
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Pekan ini menjadi waktu yang sangat penting bagi siswa –siswi SLTA. Pasalnya kerja keras selama tiga tahun belajar di sekolah akan ditentukan pada hasil Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBS), Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil (UNKP).

    Untuk itu para siswa dan masyarakat serta orang tua siswa diharapkan turut serta mendukung masa-masa tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan menciptakan suasana yang tenang, tidak melaksanakan kegiatan hiburan dan hal-hal yang dapat mengganggu konsentrasi siswa. Selain itu pihak PLN diharapkan mampu memastikan ketersediaan pasokan listrik dan tidak melakukan pemadaman saat pelaksanaan UNBK. Pasalnya, jika sampai terjadi pemadaman listrik dapat mengacaukan pelaksanaan UNBK.


    Hal ini disampaikan oleh Pengawas SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Warjan SPd SH MM, Kamis (23/3/2017).


    Kepada Ekspres pihaknya mengatakan, saat ini (Kamis 23/3) merupakan hari terakhir bagi siswa SLTA yakni SMA, MA, SMK, menjalankan USBS. “Setelah melaksanakan USBS, pada 24-27 Maret para siswa SLTA akan melaksanakan US,” tuturnya.

    Ujian siswa tidak sampai hanya disitu, pasalnya setelah selesai melaksanakan US pada tanggal 27 Maret, siswa harus kembali mempersiapkan diri untuk mengikuti UNBK atau UNKP yang akan dilaksanakan pada tanggal 3-6 April mendatang. Sedangkan untuk SMA pada 10-13 April,” katanya,  sembari menambahkan susulan UNBK/UNKP dilaksanakan pada tanggal 18-19 April untuk SMK dan SMK.

    Dijelaskan Warjan kini di Kabupaten Kebumen terdapat 16.888 siswa yang akan mengikuti UNBK maupun UNKP. Adapun jumlah tersebut terdiri dari siswa SMA, MA, SMK, SMPLB dan SMALB. Dengan adanya dukungan penuh dari semua pihak terkait pelaksanaan UNBK dan UNKP diharapkan para siswa akan mendapatkan hasil yang maksimal. “Kesempatan ini hanya terjadi sekali saja, dan ini menjadi hasil dari kerja keras siswa selama 3 tahun belajar. Maka dari itu jangan sampai para siswa mendapatkan hasil yang tidak maksimal,” terangnya.

    Warjan menambahkan, untuk pelaksanaan USBS selama empat hari yakni sejak tanggal 20 hingga 23 Maret semuanya berjalan lancar. Dari hasil pengawasan di lapangan, tidak terdapat kendala meliputi kesalahan cetak soal, kerusakan soal, maupun bocoran soal dan jawaban. “Secara garis besar semua berjalan lancar. Namun pelaksanaan ujian masih terus berlangsung, untuk itu diharapkan masyarakat mendukung sepenuhnya,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top