• Berita Terkini

    Sunday, March 12, 2017

    Hindari Mobil, Siswa SMP di Kutowinangun Tewas Tersambar Bus

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Naas dialami oleh, Ari setiani (15) siswa kelas III SMP Negeri 1 Kutowinangun. Warga RT 2 RW 2 Desa  Pekunden Kecamatan Kutowinangun tersebut, tewas seketika dalam kecelakaan maut yang melibatkan Bus Patas Efisiensi, Sabtu (11/3/2017) di Jalan Kutoarjo Kebumen, tepatnya area Pasar Kutowinangun.

    Informasi yang berhasil dihimpun Ekspres  menyebutkan, kejadian tersebut berawal saat Ari Setiani pulang dari belajar bersama temanya di Desa Sudagaran Kecamatan Kutowinagun dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Yupiter Z nomor AA 6641 UD. Sesampainya di lokasi kejadian, korban tiba-tiba dikejutkan oleh sebuah mobil kijang terparkir dan membuka pintu.

    Akibat menghindari pintu mobil yang dibuka itu, kendaraan Ari pun oleng dan roboh sebelum kemudian terhempas di atas aspal. Pada saat yang bersamaan melaju kencang dari arah Barat bus Patas Efisiensi nomor polisi AA 1744 DD. Tak ayal, korban tertabrak hingga mengalami luka parah di bagian paha sebelah kiri dan kepala pecah. Korban pun meninggal dunia di lokasi kejadian.

    Agnan (40) salah satu warga Kutowinangun menuturkan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kecelakaan terjadi sekitar depan Alfamart atau Indomaret Kutowinangun. Korban yang saat itu ketahui meninggal dunia lantas di bawa ke rumah sakit. “Iya kecelakaan tersebut terjadi di sekitar sini,” tuturnya, sambil menunjuk arah jalan.

    Sementara Kepala Desa Pekunden Basori Chamid, membenarkan warganya ada yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.  Korban meninggal dunia ditempat kejadian kecelakaan. Jenazah lantas dibawa ke PKU Muhammadiyah Kutowinangun sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka. “Korban merupakan anak pertama dari bapak Triono. Korban mempunyai dua adik dan satunya masih balita,” paparnya.

    Basori Chamid menjelaskan, jenazah dimakamkan pada Minggu (12/3) sekitar pukul 11.00 WIB. Orang tua Ari sendiri bekerja sebagai sopir, dan pada saat kejadian masih berada di luar kota.  Basori berharap, pihak Efisiensi dapat memberi perhatian kepada keluarga korban. “Kami sangat miris melihat kejadian tersebut.  Kami berharap adanya perhatian dari pihak Efisiensi kepada keluarga korban,” ucapnya.

    Hingga berita ini diterbitkan, wartawan koran ini belum berhasil menghubungi pihak kepolisian dalam hal ini Satlantas Polres Kebumen. Dari pantauan Ekspres di lapangan, diketahui bus  Efisiensi masih diamankan dan berada di Polsek Kutowinangun. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top