• Berita Terkini

    Wednesday, March 29, 2017

    Hari Pertama Pelunasan BPIH Khusus Masih Sepi

    JAKARTA – Masa pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) khusus 2017 mulai dibuka kemarin (29/3). Rekapitulasi hingga penutupan hari pertama, tingkat pelunasannya masih sepi. Kementerian Agama (Kemenag) mencatat calon jamaah haji khusus yang sudah melunasi BPIH berjumlah 983 orang.


    Ongkos haji khusus dipatok minimal USD 8.000 per jamaah (sekitar Rp 106 juta). Setiap jamaah yang terdaftar sudah menyetor uang muka USD 4.000 (sekitar Rp 53 juta). Sehingga untuk pelunasannya tinggal USD 4.000 lagi. Biaya riil haji khusus berbeda-beda sesuai dengan paket layanan.


    Kasubdit Pendaftaran Haji Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Noer Alya Fitra mengatakan, jumlah pelunasan hari pertama itu setara dengan 6,28 persen dari total jamaah haji khusus. Pejabat yang akrab disapa Nafit itu mengatakan total kuota haji khusus tahun ini 17 ribu jamaah. ’’Terdiri dari 15.663 jamaah dan 1.337 petugas haji,’’ katanya di Jakarta kemarin.


    Dia menuturkan dengan catatan pelunasan yang masih 983 orang itu, maka kursi jamaah haji khusus yang masih tersisa ada 14.680 orang. Nafit mengatakan masa pelunasan BPIH khusus 2017 masih panjang. Yakni sampai 21 April depan.

    Tahun ini Kemenag sengaja membuka masa pelunasan lebih lama dibanding tahun lalu. Yakni mencapai 24 hari. Sementara masa pelunasan BPIH khusus 2016 hanya dibuka 12 hari (23 Mei – 3 Juni).


    Nafit mengatakan alasan Kemenag memperpanjang masa pelunasan haji khusus karena menekan adanya jamaah yang tidak bisa melunasi di tahap pertama. Kemenag memang bakal membuka tahap kedua pelunasan BPIH khusus. Namun akan diisi oleh calon jamaah haji yang berbeda dengan daftar pelunasan tahap pertama.

    ’’Jadi Kemenag sengaja membuka waktu yang lebih longgar untuk menyiapkan dana pelunasan,’’ tuturnya.


    Sepanjang pelunasan hari pertama kemarin, Nafit mengatakan tidak ada laporan gangguan server atau sistem siskohat. Kondisi masih aman karena tingkat akses pelunasan BPIH khusus masih sedikit. Dia memperkirakan traffic akses pelunasan baru padat menjelang batas akhir pelunasan nanti.


    Untuk itu dia menyarankan supaya calon jamaah haji khusus tidak mengulur-ulur waktu pelunasan, sepanjang sudah memiliki uang. Dikhawatirkan ketika membayar di akhir jadwal pelunasan, jamaah menemui hambatan akses ke siskohat.


    Selain itu Nafit juga menjelaskan pada pelunasan hari pertama kemarin, ada 12 orang calon jamaah haji khusus cadangan yang melunasi BPIH khusus. Kemenag menetapkan jumlah jamaah haji khusus cadangan mencapai 1.554 orang. Mereka tidak ada kepastian akan berhaji tahun ini atau tidak. Namun para jamaah haji cadangan ini akan langsung mengisi kuota yang tidak terisi. (wan)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top