• Berita Terkini

    Saturday, March 18, 2017

    Detik-detik Menegangkan Mobil Hanyut Karena Jembatan Patah di Purbalingga

    cahyo/radarbanyumas
    PURBALINGGA - Perasaan Bambang Rahayu (41) pengemudi Toyota Avanza nahas dan istrinya, Subekti (37) yang masuk sungai karena patahnya oprit jembatan Sungai Klawing, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (18/3) petang kemarin, masih campur aduk.


    Mereka masih merasakan syok, lemas, dan tak habis pikir bisa melewati musibah dan selamat keluar dari mobil.

    Warga RT 17 RW 16, Desa Tunjugmuli Kecamatan Karangmoncol ini menjelang kejadian sedang meluncur dari arah Majapura, Bobotsari sekitar pukul 15.00.  Ketika dirinya sampai di sisi barat jembatan, tiba-tiba aspal sayap jembatan runtuh dan mobilnya ikut terperosok ke sungai.


    “Istri saya juga ikut kaget dan saya tetap berusaha mengontrtol diri. Kebetulan ada selang air plastik yang kuat dan dibantu warga digunakan untuk mengevakuasi. Jika tidak, saya tidak tahu akan seperti apa. Karena kejadian begitu cepat dan arus sangat deras. Mobil saya masih di bawah dan belum bisa diambil,” ungkapnya pelan.

    Baca juga:
    (Mencekam, Badan Jembatan Tiba-tiba Patah Saat Mobil Melintas di Atasnya)



    Raut kecemasan Bambang dan isterinya terlihat saat proses evakuasi selesai. Keduanya bersama warga diamankan sementara di warung dekat jembatan agar bisa menenangkan diri. “Saya masih bersyukur, bisa selamat," tambah pengepul wig untuk wilayah Tunjungmuli dan sekitarnya.

    Akibat kejadian itu, Bambang melaporkan kehilangan kepada Polsek Bobotsari berupa mobil Avansa dengan STNK atas nama Soiman, STNK sepeda motor Vega atas nama Wijingingsih, STNK sepeda motor Vixion atas nama Bambang Rahayu, ATM BRI atas nama Subekti, Sim A, SIM C atas nama Subekti, KTP atas nama Bambang Rahayu, uang tunai Rp 700 ribu, dan bahan baku wig yang dibawa dalam mobil. Surat-surat kendaraan itu hilang bersama dompet yang ditaruh di mobil.

    Kejadian itu membuat arus lalulintas dari Bobotsari ke Karangmoncol dan Rembang dialihkan melalui dua jalur alternatif. jalan alternatif pertama Kecamatan Karanganyar ke selatan kemudian ke desa Tangkisan, Kecamatan Mrebet. Alternatif kedua lewat Desa Banjarsari ke selatan kemudian Desa Tangkisan Kecamatan Mrebet. Alternatif ketiga melalui desa Lumpang, Desa Limbasari dan Desa Dagan, Kecamatan Bobotsari. (amr)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top