• Berita Terkini

    Thursday, March 2, 2017

    Dahulu Ada "Selamat Pagi Bupati", Kini ada "Sedulur Kebumen"

    sudarno ahmad/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Di era Bupati Rustriningsih, ada acara Selamat Pagi Bupati (SPB) yang menjadi sarana warga dari semua kalangan menyampaikan aspirasinya dan unek-uneknya kepada pejabat di Kebumen. Dalam acara ini, siapa saja bisa berinteraksi dengan Bupati dan para pejabat lainnya melalui lembaga penyiaran milik Pemkab Kebumen.

    Nah, di era Bupati Yahya Fuad-Yazid Mahfudz ini, komunikasi pejabat dengan warga masyarakat itupun dihidupkan kembali. Bedanya, kali ini menggunakan layanan whatsapp yang diberi nama grup WhatsApp "Sedulur Kebumen."

    Kapolres Kebumen AKBP Alpen mengatakan, grup yang sudah ada sejak November 2016 ini diharapkan bisa memangkas birokrasi. "Jika kalau tadinya mau bertemu dengan bupati misalnya harus lama karena harus pakai surat segala macam. Ini cukup lewat WA saja selesai. Tinggal menyampaikan keluhannya kita langsung jawab, selesai kan," kata AKBP Alpen, disela-sela acara "Medang Bareng Bupati" dengan Paguyuban Sedulur Kebumen di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (1/3/2017) malam.

    Menurut Kapolres, anggota dari paguyuban ini berasal dari berbagai latar belakang. Mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Komandan Kodim, Ketua MUI, Ketua FKUB, tokoh lintas agama, warga keturunan Tionghoa, tokoh pemuda, hingga masyarakat biasa.

    "Kami tidak membatasi siapa saja anggotanya. Karena ini tujuannya untuk mempermudah komunikasi," ujar penggagas Paguyuban Sedulur Kebumen ini.

    Tak hanya aktif di lini massa, kata Alpen, Paguyuban Sedulur Kebumen juga aktif diberbagai aktivitas sosial. Seperti terlibat pada pelatihan wirausaha yang rutin digelar seminggu sekali di Mapolres Kebumen. Kemudian, kegiatan bakti sosial, membantu bencana alam, hingga terlibat dalam pencarian korban wisatawan tenggelam di Pantai Ambal belum lama ini. "Ini menjadi perekat semua warga Kabupaten Kebumen," tegasnya.

    Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, mengapresiasi terbentuknya paguyuban Sedulur Kebumen tersebut. Terlebih dalam grup WhatsApp Sedulur Kebumen, anggotanya berasal dari beragam latar belakang. "Ini wadah yang begitu plural, dan bukti nyata Bhineka Tunggal Ika. Sehingga saya bangga dengan paguyuban ini," tandasnya.

    Sementera itu, acara Medang Bareng Bupati dimeriahkan dengan penampilan Band Korpri. Yang personelnya merupakan PNS di lingkungan Pemkab Kebumen. Nampak hadir pada acara tersebut Bupati Mohammad Yahya Fuad, Wakil Bupati Yazid Mahfudz, Wakil Ketua DPRD Bagus Setiyawan dan Miftahul Ulum, Kapolres AKBP Alpen. Ketua MUI KH NUrsodik, Ketua LDII Birman, Tokoh Tionghoa Sugeng Budiawan, Bobyn Yap, Henki Halim, Santoso Budiawan. Serta sejumlah tokoh lainnya.(ori)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top