• Berita Terkini

    Thursday, March 30, 2017

    Chip Exavator Proyek JJLS Diembat Maling

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Kasus pencurian Final Drive (chip) yang merupakan komponen penting exavator pada proyek pembangunan Jalur Jalan Lingkar Selatan (JJLS) kembali terjadi pada Rabu (29/3/2017).

    Pencuri berhasil mengambil barang bernilai ratusan juta tersebut, pada exavator Komatsu milik PT Armada Hada yang terang terparkir di proyek JJLS yang masuk pada Desa Tanggulangin Kecamatan Klirong.

    Sebelumnya kasus serupa yakni pencurian komponen terpenting yang merupakan otak exavator juga pernah terjadi di Desa Sumberjati Kecamatan Ambal pada 12 Mei 2016 silam. Bukan  hanya itu saja, bahkan kasus hilangnya chip exavator juga pernah terjadi wilayah Kecamatan Padureso dan Ayah.

    Informasi dari Kapolres Kebumen AKBP Alpen SH SIK MH melalui Kasubbag Humas AKP Willy Budiyanto SH MH mengatakan peristiwa pencurian itu diketahui pada Rabu (29/3) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu Syarif (38) mengetahui ada hal yang tidak beres saat hendak menjalankan alat berat. “ Alat berat itu milik PT Armada Hada Graha yang digunakan untuk pengerjaan proyek jalan lingkar selatan selatan Kebumen,” jelasnya.

    Modus pencuri, ungkap Willy, pelaku menggunakan alat kunci palsu untuk memaksa masuk ke dalam kabin exavator. Selain final drive akibat pencurian tersebut monitor exavator yang juga merk Komatsu juga turut raib. “Akibat pencurian tersebut, kerugian diperkirakan mencapai Rp 250 juta,” paparnya.

    AKP Willy menegaskan, berdasarkan penyelidikan, jajaran kepolisian dapat menyimpulkan, bahwa pelaku pencurian merupakan kawanan sindikat dan paham betul akan kegunaan, manfaat serta harga barang yang dicurinya.

    Selain karena harga yang menggiurkan, maraknya kasus pencurian chip juga terjadi lantaran minimnya pengawasan pada exavator yang ditinggal. “Kami menghimbau kepada pemilik atau pekerja untuk selalu memastikan keamanan, saat meninggalkan exavator. Hal itu untuk memastikan tidak terulangnya kasus serupa,” tegasnya.

    Hingga kini kasus pencurian chip exavator masih dalam proses penyelidikan jajaran Polres Kebumen. Adapun langkah yang ditempuh meliputi pemeriksaan terhadap saksi, mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top