• Berita Terkini

    Monday, March 13, 2017

    Berniat Nyelip, Bus di Blora Nabrak Pohon Jati

    SUBEKAN/RADAR KUDUS
    BLORA – Pengemudi bus malam tampaknya harus ekstra hati-hati. Apalagi saat melewati kawasan hutan. Jangan sampai seperti yang dialami Imam, pengemudi bus Garuda Mas, warga Jakarta.

    Dia terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat bus yang dikemudikan menabrak pohon jati di hutan RPH Kemuning KPH Cepu, Jalan Blora-Cepu KM 20, Desa Kalimodang, Jiken, kemarin. Akibatnya, bus Garuda Mas bernomor polisi (nopol) B 7024 UGA yang membawa 10 penumpang itu, rusak parah di bagian depan. Untungnya tidak ada korban jiwa. Sementara kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

    Kapolres Blora AKBP Surisman melalui Iptu Les Pujianto Kanit Sabara Polsek Sambong mengungkapkan, dari laporan anggotanya, kejadian berawal saat bus Garuda Mas bernopol B 7024 UGA yang dikemudikan Imam asal Jakarta membawa 10 orang penumpang menuju Kecamatan Cepu.

    Saat sampai di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 03.30, di depan bus ada mobil boks, truk, dan satu bus Garuda Mas lain berjalan beriringan. Saat bus hendak nyelip mobil boks, di saat bersamaan dari arah berlawanan ada mobil truk yang melaju dengan kecepatan tinggi. Seketika pengemudi tidak bisa mengendalikan laju bus dan langsung banting setir ke kanan. Bus pun masuk hutan dan menabrak pohon jati.

    ”Akibatnya, satu pohon jati dan dua tiang listrik bertegangan tinggi tumbang. Sopir mengalami luka patah tulang di kaki kanan dan lengan kanan. Sopir kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Cepu,” jelasnya saat ditemui di TKP kemarin.

    Pujianto menuturkan, pihaknya mengimbau agar para sopir bus malam lebih berhati-hati. Sebelum berangkat, perlu mengcek fisik kendaraan. ”Kalau memang kondisi fisik (sopir) kurang fit, segera lapor kepada agen bus terdekat, supaya digantikan sopir lain. Jangan dipaksakan supaya tidak terjadi kecelakaan,” jelasnya.

    Sementara itu, Polisi Teritorial (Polter) KPH Cepu RPH Kemuning Pandu Susilo mengungkapkan, di hutan itu ada satu pohon tumbang akibat ditabrak bus Garuda Mas. Selanjutnya pohon dipotong dan dibawa petugas ke Tempat Penimpunan Kayu (TPK) Perhutani.

    Menurutnya, sekitar lokasi memang sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Kebetulan malam itu dia sedang berjaga di sekitar TKP. ”Tiba-tiba lampu mati dan tiang listrik roboh. Ada juga mobil boks tertimpa kabel listrik dan berhenti di depan pos jaga,” katanya. (sub/lin)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top