• Berita Terkini

    Thursday, February 2, 2017

    Sekolah di Kebumen Galau, Dana Bos Belum Cair

    ilustrasi
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-Sejumlah kepala sekolah di kabupaten berselogan Beriman ini, merasa bingung dan saat ini harap-harap cemas. Pasalnya hingga awal Bulan  Februari ini dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2017 belum juga cair. Padahal BOS telah menjadi sumber dana utama bagi sekolah.

    Adapun beberapa kegiatan yang dilaksanakan menggunakan dana BOS, meliputi, Pengembangan Perpustakaan, Kegiatan PPDB, Pembelajaran dan Ekstrakurikuler, Pembelian Bahan Habis Pakai, Langganan Daya dan Jasa, Perawatan/Rehab dan Sanitasi, Pembayaran Honor Bulanan, Pengembangan Profesi G/TK, Membantu Siswa Miskin, Pembelian dan Perawatan Komputer dan biaya lainnya.

    Kepala SMA Negeri 1 Kebumen H Agus Sunaryo SPd MPd mengatakan, saat ini pihak sekolah dalam posisi yang sangat dilematis. Sekolah dilarang melakukan pungutan, pada saat yang bersamaan dana BOS hingga kini belum juga cair. Padahal seharusnya dana sudah cair dari awal Bulan Januari. “Saya tidak mengetahui kenapa hingga BOS kini belum cair. Kemungkinan ini disebabkan dengan adanya masa transisi dari status SMA yang semula dikelola oleh kabupaten beralih provinsi,” tuturnya, Rabu (1/2/2017).

    Keterlambatan dana BOS menurut Agus sangat berdampak pada operasional sekolah. Pasalnya kini BOS merupakan sumber utama dana sekolah. Tanpa adanya dana tentunya pihak sekolah akan sangat kesulitan dalam beroperasional. “Pihak sekolah sangat dilematis, di satu sisi tidak boleh melakukan pungutan, sementara di sisi yang lain dana BOS mengalami keterlambatan,” katanya, sembari berharap Dana BOS dapat segera cair.

    Masa transisi status SMA ke provinsi, tentu bukan menjadi alasan utama keterlambatan cairnya dana bos. Pasalnya dana BOS untuk Sekolah Dasar (SD) hingga kini juga belum cair. Ini dikemukakan oleh Kepala SD Negeri 1 Pejagoan Wardatul Adibah SPd SD. Pihaknya menjelaskan, saat ini operasional sekolahan sangat bergantung dengan dana BOS. “Sebentar lagi Kecamatan Pejagoan akan mengadakan pesta siaga, saat ini SDN 1 Pejagoan sudah mulai melakukan latihan dan persiapan lainnya. Di saat seperti ini, malah Dana BOS terlambat,” terangnya.

    Bukan hanya bagi sekolah negeri saja, ungkapan serupa juga disampaikan oleh Kepala SDIT Amalia Desa Podourip Kecamatan Petanahan Asnawati SPd. Pihaknya berharap agar dana BOS segera cair agar sekolah dapat beroperasional dengan baik. “Saat ini sekolah tanpa adanya dana BOS, ibarat sebuah kendaraan tanpa bahan bakar,” ungkapnya.

    Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan H Ahmad Ujang Sigiono SH membenarkan jika hingga kini dana BOS tahun 2017 memang belum cair. Pihaknya pun akan segera berkoordinasi dengan pegawai yang menangani hal tersebut. “BOS tahun 2017 memang belum cair, nanti akan saya koordinasikan,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top