• Berita Terkini

    Thursday, February 9, 2017

    Pelanggan PDAM Kebumen Mengeluh, Air Keruh dan Berwarna Kuning

    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sejumlah pelanggan PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen, belakangan merasa terganggu dengan pasokan air ke rumah mereka. Air yang keluar dari kran berwarna kuning keruh dan berlumpur layaknya air sungai. Tak hanya itu, tercium pula bau menyengat khas kaporit sehingga tak layak dikonsumsi.


    "Boro-boro dipakai masak, untuk sikat gigi saja rasanya ‘ora kolu’, jijik ngliat air yang kuning dan berlumpur tersebut,” ujar Pranoto, salah satu warga Jalan Kutoarjo Kelurahan Selang Kebumen kepada Ekspres,Kamis (9/2) seraya menunjukkan air PDAM yang keluar dari kran bak mandinya.

    Kondisi tersebut memaksa pria 35 tahun itu membeli air galon isi ulang untuk mencukupi kebutuhan air bersih agar bisa masak, gosok gigi dan kebutuhan lainnya. Akibatnya dia pun mengeluarkan biaya ekstra karena air PAM tak layak konsumsi itu terus mengalir selama berjam-jam.

    Hal yang sama juga dialami Rohman (28). Pagi hari seperti biasa dia membuka kran untuk mengisi bak mandi, air di bak mandinya berubah seperti air sungai. “Mau tidak mau harus dibuang, sangat tidak layak untuk digunakan. Apalagi untuk memasak,” keluhnya. Menurut dia, kondisi seperti ini bukan kali pertama terjadi. “Sebelumnya juga pernah seperti ini. Pelanggan jelas rugi dong,” tandasnya.

    Terpisah, Kabag Teknik PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen, Kusni mengaku sudah mendapat laporan terkait menurunnya kualitas air bersih yang didistribusikan
    kepada pelanggan. Dia menduga, kondisi ini terjadi akibat proses pengurasan pipa yang dilakukan pihaknya.

    “Kemarin sempat ada pengurasan, mungkin saat air kembali dialirkan, ada sisa lumpur yang ikut terbawa masuk ke kran pelanggan sehingga air yang keluar kotor,”
    kata Kusni melalui sambungan telepon, siang kemarin.

    Kusni memastikan air yang didistribusikan ke pelanggan sudah melalui sejumlah tahapanuntukmemastikankualitasnya.Baik sejak proses pengambilan air baku hingga penyaringan di tempat penampungan sebelum akhirnya didistribusikan ke pelanggan.

    “Kalau yang keluar dari penampungan sudah oke, tapi ya itu tadi, mungkin ada sisa lumpur di pipa sehingga airnya kotor,” bebernya.

    Terkait sempat terhentinya pasokan air di sejumlah pelanggan, Kusni juga mengakui hal itu. Menurutnya, itu terjadi karena adanya kerusakan pompa sehingga
    pasokan air dari intake ke penampungan terganggu.
    “Tapi sekarang sudah normal kok, sudah lancar pasokannya,” kata dia.

    Disisi lain, Kusni menginformasikan kepada seluruh pelanggan PDAM agar tidak sungkan menghubungi Call Center PDAM apabila terjadi sesuatu yang berhubungan
    dengan pelayanan, kerusakan maupun kualitas penyediaan air bersih.“Intinya kami selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya. (has)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top