• Berita Terkini

    Thursday, February 23, 2017

    Jebol Plafon, Maling Kuras HP

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Warga Kota Beriman tampaknya harus makin waspada terhadap tindak kejahatan, khususnya pencurian. Sepertinya pelaku makin nekat saja saat menguras harta benda milik korban. Seperti terjadi di Toko Risha Phone yang dibobol maling, Kamis (23/2/2017).

    Kapolres Kebumen AKBP Alpen SH SIK MH melalui Kapolsek Kebumen Iptu Mardi SH MM membenarkan peristiwa pencurian yang terjadi di toko yang berada di Jalan Pahlawan nomor  199 Kebumen tersebut. Pertama kali, peristiwa ini diketahui Sugeng Riyadi (40) yang tidak lain adalah karyawan toko tersebut sekita pukul 09.15 WIB. Saat itu, dia yang hendak masuk ke dalam toko melihat lantai dalam keadaan kotor. Selain itu, yang mengagetkan, plafon sudah berlubang.

    Setelah dilakukan pengecekan, ternyata beberapa handphone telah raib. Sugeng pun lantas menghubungi pihak berwajib yakni Polsek Kebumen. Dalam waktu singkat Jajaran Polres Kebumen dan tim Inavis Polres Kebumen tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

    Iptu Mardi mengatakan, ada belasan unit telephone dari berbagai merk yang berhasil dibawa kabur maling. Dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga masuk meallui atap dengan cara membuka genteng. Setelah itu pencuri lantas masuk ke ruangan toko dengan cara merusak plafon.

    Baru kemudian, pelaku pergi meninggalkan toko dengan menggunakan jalan yang sama. “Kami masih melakukan penyelidikan secara intensif terhadap kasus ini. Total kerugian diperkirakan mencapai 40 juta rupiah” papar  Iptu Mardi SH yang kemarin didampingi Kanit Reskrim Polsek Kebumen Ipda Awaludin Solih SH.


    Peristiwa pencurian kemarin menambah panjang daftar kejadian serupa. Sehari sebelumnya Rabu (22/2), kawanan pencuri menyatroni rumah Kepala KUA Pejagoan yang berada di Desa Kemangguan Alian. Bahkan, lantaran aksinya kepergok, pelaku melumpuhkan pembantu korban dengan cara membekap mulut dengan lakban serta mengikat kaki dan tangan pembantu. Setelah mengobrak-abrik rumah korban, pelaku berhasil membawa kabur perhiasan serta sejumlah barang elektronik.


    Sebulan sebelumnya, persisnya pada 24 Januari 2017, kawanan pencuri menyatroni sebuah rumah di Desa Patukgawemulyo RT 1 RW 1 Kecamatan Mirit. Dalam aksinya, pelaku bahkan menganiaya pemilik rumah, Sutikno (55) hingga tewas. Kuat dugaan, aksi nekat melakukan penganiayaan hingga tewas karena kepergok korban.

    Dari tiga kejadian tersebut, semuanya terjadi pada siang hari. Dan, hingga berita ini diturunkan, para pelaku belum ada yang berhasil ditangkap polisi.

    Kasubag Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto SH MH mengatakan, pihaknya masih berupaya keras mengungkap kasus pencurian tersebut. Di saat yang sama, agar tidak ada lagi kejadian serupa, AKP Willy Budiyanto SH MH menghimbau masyarakat selalu waspada.

    Sebisa mungkin tidak meninggalkan barang-barang berharga di tempat yang tidak aman. Ada baiknya dilakukan penjagaan pada sebuah toko untuk mengurangi risiko pencurian. “Dengan selalu waspada maka akan mengurangi risiko terjadinya kasus pencurian. Kejahatan bukan dapat terjadi bukan hanya adanya niat dari pelaku, melainkan karena ada kesempatan,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top