• Berita Terkini

    Thursday, February 9, 2017

    96 Pedagang Pasar Bocor Belum Dapat Tempat Berjualan

    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Setelah selesai dibangun ternyata Pasar Bocor yang berada di Desa Bocor Kecamatan Buluspesantren, belum dapat menampung seluruh pedagang. Hingga kemarin masih terdapat 96 pedagang yang berjualan di luar pasar di area bongkar muat barang.

    Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Bocor Mudasir (53) membenarkan hal itu. Menurut Mudasir, pedagang yang belum terakomodir di dalam pasar rata-rata berjualan sayuran. "Mereka yang belum terakomodir itu merupakan pedagang baru," kata Mudasir, kepada Kebumen Ekspres, Rabu (8/2/2017).

    Selain 96 pedagang baru, terdapat 32 pedagang lawas juga belum mendapat tempat berjualan di dalam pasar. Mudasir beralasan, karena saat pendataan pedagang sebelum pasar dibangun para pedagang tersebut tidak aktif, sehingga tidak terdata. Namun setelah pasar selesai dibangun mereka berjualan kembali.

    "Kita mengalami kesulitan saat pendataan dulu itu karena mereka tidak aktif. Jadi susah didatanya," ujarnya ditemui saat acara sidak ke sejumlah pasar tradisional oleh Bupati Kebumen, HM Yahya Fuad.

    Saat ini, kata dia, pedagang yang sudah menempati loos dan kiosnya mencapai 317 pedagang. Sedangkan total pedagang yang berjualan di pasar tersebut sebanyak 420 pedagang..

    Meski masih terdapat sejumlah pedagang yang berjualan di luar pasar, namun para pedagang mengaku saat ini pendapatannya meningkat tajam dibandingkan dengan sebelum dibangun. Mudasir yang berjuala nasi soto, mengaku sebelum pasar dibangun pendapatannya sehari mencapai Rp 300 ribu. Saat ini pendapatannya naik menjadi rata-rata Rp 400 ribu per harinya.

    "Yang tadinya jualannya hanya hari pasaran, Selasa dan Jumat. Sekarang setiap hari kita jualan," imbuhnya.


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top