• Berita Terkini

    Monday, January 30, 2017

    Waspada Banjir dan Longsor Pekan Ini

    JAKARTA – Periode puncak musim hujan masih terus belangsung selama satu bulan kedepan. Dalam pekan ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan bakal menjadi cukup tinggi di wilayah-wilayah Indonesia bagian barat dan tengah. Karena itu, pihaknya memperingatkan agar masyarakat lebih waspada dan sigap menghadapi bencana ekologi air.


    Deputi Bidang Meteorologi BMKG Yunus Swarinoto mengatakan, dinamika atsmosfer saat ini menunjukkan aktifitas monsun Asia sedang berinteraksi dengan gelombang tropis. Interaksi yang disertai dengan kondisi sirkulasi angin di Indonesia tersebut cenderung mendukung pertumbuhan awan hujan. Terutama, kawasan Sumatera, Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara.


    ’’Beberapa area tekanan rendah di selatan Indonesia juga secara bergantian memicu secara tidak langsung munculnya daerah pertemuan angin yang mengakibatkan intensitas curah hujan tinggi di beberapa kawasan,’’ jelasnya.


    Dalam ramalan cuaca seminggu kedepan, pihaknya mencatat ada proyeksi hujan lebat di wilayah Indonesia tengah seperti Bali, Sulsel dan NTB. Selain itu pihaknya juga mencatat proyeksi awan hujan di wilayah Bangka Belitung dan Selatan Jawa. Menurutnya, wilayah-wilayah tersebut sudah menerima banyak hujan dalam sejak musim hujan dimulai Oktober lalu.


    Karena itu, kondisi tanah bakal semakin rentan untuk memicu banjir maupun tanah longsor. Belum lagi angin kencang seperti yang pernah terjadi di Banjarnegara. Dia puan menghimbau agar masyarakat waspada terhadap bencana-bencana ekologi air yang bakal terjadi beberapa hari kedepan.


    ’’Seiring dengan peningkatan curah hujan, ancaman banjir, longsor, banjir bandang, pohon tumbang juga cenderung meningkat. Pada periode 30 Januari – 4 Februari 2017, kami memperkirakan beberapa wilayah bakal terkena hujan intensitas tinggi,’’ jelasnya.


    Secara regional Asia Tenggara, lanjut dia, BMKG memperkirakan bahwa kondisi hujan lebat bisa berlangsung hingga 10 Februari. Namun, faktor-faktor lokal bisa mengubah cuaca regional tersebut.


    Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pihaknya sudah menetapkan Januari dan Februari sebagai bulan waspada bencana banjir, longsor, dan putting beliung. Karena itu, pihaknya sudah bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masing-masing untuk menyiapkan posko dan alat penanggulangan bencana.


    ’’Posko BPBD beroperasi 24 jam untuk memantau bencana terus menerus. Logistik juga sudah disiapkan dan dapat digerakkan dalam waktu yang cepat,’’ ungkapnya. (bil)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top