• Berita Terkini

    Sabtu, 07 Januari 2017

    Soesilo Toer Bantah Beri Pengantar Buku Jokowi Undercover

    SUBEKAN/RADAR KUDUS
    KOTA – Soesilo Toer membantah dia memberikan kata pengantar di buku “Jokowi Undercover: Melacak Jejak Sang Pemalsu Jati Diri” yang dikarang Bambang Tri Mulyono. Selain Soesilo, Pataba (Pramoedya Ananta Toer Anak Semua Bangsa) Press, penerbit dan perpustakaan yang kini dikelola Soesilo Toer, juga dicatut.

    Hal ini diungkapkannya saat ditemui Jawa Pos Radar Kudus di kediamannya kemarin. Dalam sampul buku bagian belakang itu, memang jelas mencatut nama Soesilo Toer. Soesilo Toer mengaku sama sekali tidak tahu isi dari buku itu. ”Bentuknya saja saya tidak tahu. Apalagi isinya. Saya tegaskan, saya tidak tahu buku itu. Apalagi menulis pengantarnya,” ungkapnya.

    Meski namanya dicatut, namun Soesilo Toer tidak akan melaporkannya ke polisi. Dia juga tidak dendam. ”Tidak perlu saya melaporkan, juga tidak menuntut. Soal pengantar, itu tidak benar saya membikin. Percetakannya juga, saya tidak tau menahu,” katanya.

    Dia menambahkan, apabila dirinya dipanggil polisi, dia mengaku siap memenuhi panggilan. Asal ada yang jemput.

    Dia mengaku, Bambang Tri memang beberapa kali datang ke Pataba. “Kalau dihitung-hitung Bambang Tri datang sekitar lima kali. Terakhir bersama istrinya dan membeli lima buku antalogi dengan harga Rp 330 ribu. Namun saya dikasih Rp 350 ribu,” terangnya.

    Dia menambahkan, terakhir dia datang bersama istrinya itu sekitar Desember 2016 lalu. “Saat itu, dia juga meminta saya untuk menjadi saksi yang meringankan (kasus buku Jokowi Undercover),” jelasnya.

    Soesilo menduga, Bambang Tri hanya menumpang popularitas Pramoedya Ananta Toer. Bisa juga omongan saya dia rekam dan dijadikan kata pengantar atau yang lainnya. “Saya ketawa saat dia datang ke sini dan bilang minta saya menjadi saksi yang meringankan. Dia juga bilang, saat ini teman-temannya baru mengumpulkan uang untuk menyewa pengacara,” imbuhnya. (sub/lin)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top