• Berita Terkini

    Friday, January 20, 2017

    Lagi, Mesin Escavator Digondol Sekomplotan Pencuri

    TRIYONO 
    PEKALONGAN - Untuk kesekian kalinya, komplotan pencuri spesialis alat berat berhasil membobol mesin escavator di area proyek PLTMH Desa Lambur Kecamatan Kandangserang, Jumat (20/1). Akibat peristiwa itu pihak PT Hutama Karya harus mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 150 jutaan.

    Pencurian mesin escavator diduga terjadi pada malam hari ketika alat berat ditinggalkan oleh operator. Kemudian sekira pukul 07.30 Andi (27) selaku operator escavator hendak menyalakan mesin untuk aktivitas keseharianya. Namun ia dikagetkan kaca ekscavator sudah terlepas, dengan kejadian itu iapun bergegas untuk mengecek mesi namun satu unit Elektrik Monitor dan satu Unit PPC yang berada di  ekscavator merk KOMITSU PC 200 hilang.

    Adanya kejadian itu, Andi langsung memberitahukan kepada atasan, kemudian atas kejadian itu dilaporkan ke Mapolsek Kandangserang.

    Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Aries Tri Hartanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Barang yang hilang berupa satu unit Elektrik Monitor dan satu Unit PPC yang terpasang di ekscavator merk KOMITSU PC 200 yang diparkir di Area Penstok Proyek PLTM Lambur ikut Dukuh Lambur 4 Desa Lambur, Kandangserang.
    "Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 150.000.000,-. Tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan sesuai LP No.Pol = LP/ B / 01 / I / 2017 / Polda Jateng / Polres Pkl / Sek Kds. Tanggal 20 Januari 2017,"katanya.

    Dengan pelapor, lanjut dia Sendra Permana (31) karyawan BUMN alamat jalan terong No 34 Rt 004 Rw 009 Kelurahan Malabar Kecamatan Lengkong Kodya Bandung.
    "Kasus ini masih dalam pengembangan anggota," imbuhnya.

    Seperti diberitakan,sekomplotan maling spesialis alat berat berhasil membawa kabur dua mesin Escavator milik PT Hutama Karya selaku penggarap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro (PLTM) di Desa Lambur, Kecamatan Kandangserang. Akibat kejadian itu, pihak perusahaan mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 300 juta rupiah.(yon)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top