• Berita Terkini

    Tuesday, January 3, 2017

    800 Pejabat Temanggung Dilantik

    rizal ifan/temanggung ekspres.
    TEMANGGUNG -Terhitung sejak Januari 2017, sebanyak 800 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung resmi menduduki kursi jabatan baru.
    Rinciannya, 25 orang berstatus sebagai pejabat eselon II atau pimpinan tinggi pratama, 160 orang eselon III (administrator), dan 615 orang eselon IV (pengawas). Mereka ditempatkan di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada.

    Dengan adanya rotasi ini, empat dinas baru yang terbetuk, masing masing Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Dinas Perijinan, serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan belum memiliki pejabat baru menggantikan pejabat lama yang telah bergeser.

    Sedangkan untuk Dinas Komunikasi dan Informatika telah memiliki kepala baru yang tak lain merupakan mantan Kepala Dishubkominfo, Sigit Suliyantoro.
    Untuk mengisi kekosongan tersebut, Bupati Temanggung, Bambang Sukarno menyatakan akan segera menggelar proses lelang pada Maret 2017 mendatang yang berhak diikuti oleh siapa saja yang memiliki kompetensi.

    “Untuk dinas yang masih kosong, sementara ini diampu oleh Plt,” katanya usai memimpin proses pengambilan sumpah jabatan yang bertempat di Pendopo Pengayoman.
    Menurutnya, rotasi jabatan ini murni dilakukan untuk penyegaran instansi sekaligus memajukan Kabupaten Temanggung. Proses pemilihan pejabat sendiri berjalan normal sesuai ketentuan yang belaku.

    Bahkan, ia mengklaim tidak ada istilah jual beli jabatan maupun pendekatan khusus kepadanya saat proses mutasi digelar beberapa saat sebelum proses pelantikan para pejabat.

    “Sepeserpun saya tidak tahu masalah jual beli jabatan. Ini murni, prosesnya berjalan sesuai prosedur yang ada oleh panitia lelang yang bersifat independen,” tegasnya.

    Sementara itu, Kabag Ortala Pemkab Temanggung, Djoko Prasetya, mengatakan, penambahan lima dinas baru ini justru membuat pemerintah setempat menghemat anggaran seiring hilangnya satu kantor, satu badan, serta berkurangnya jumlah jabatan karena penyesuaian organisasi.
    “Dari data lama, di Kabupaten Temanggung terdapat lebih dari 900 jabatan. Namun saat ini semakin rampaing karena hanya terdapat 885 jabatan. Dengan demikian, anggaran dari pos belanja aparatur justru berkurang,” pungkasnya. (riz)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top