• Berita Terkini

    Wednesday, November 16, 2016

    Tiang Listrik Ditabrak Mobil, Pabrik Tekstil Mati Total

    HERU SUSILO FOR RASO
    BOYOLALI – Warga Dusun Gejikan, Desa Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak dikagetkan dengan suara benturan benda keras yang disusul dengan matinya aliran listrik. Setelah dicek, salah satu tiang listrik di dusun tersebut ambruk, patah jadi dua setelah ditabrak mobil, Rabu (16/11).

    Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.31. Siang kemarin, Yosa Haris Ramadani, 17, warga Donohudan RT 02 RW 02 Kecamatan Ngemplak mengendarai mobil Honda Accord AD 8020 KA melaju dari barat (Gejikan) ke timur (asrama haji) bersama tiga temannya.

    Di lokasi kejadian, tepatnya di depan sisi barat PT Hamuda, tanpa sebab yang jelas, tiba-tiba mobil Yosa oleng kekiri kemudian menabrak tiang listrik. Kerasnya benturan menyebabkan ban belakang Honda Accord terangkat dan tiang listrik dari beton ambruk menimpa bodi depan mobil .

    Beruntung, Yosa, hanya mengalami luka robek pada pelipisnya dan segera dibawa ke Puskemas Ngemplak. Sedangkan satu teman Yosa, Ari Andi Saputra luka robek di bagian bibir. Dua orang lainnya, Wahono serta Fredy Prasetyo hanya trauma.

    Robohnya tiang listrik juga menyebabkan aliran listrik di pabrik tekstil serta percetakan tak jauh dari lokasi kejadian padam. Begitu pula di rumah-rumah warga sekitar. Akses menuju asrama haji Donohudan ditutup total karena badan jalan terhalang tiang listrik. Hingga pukul 19.00, petugas PLN masih melakukan perbaikan instalasi listirk.

    Heru Susilo, salah satu saksi mata menuturkan, saat kejadian sedang berada di bengkel di sebelah barat tiang listrik yang roboh. “Ada suara benturan keras. Lalu saya lihat tiang listriknya sudah roboh menimpa bagian depan mobil,” jelas dia.

    Pantauan Jawa Pos Radar Solo, anggota Satlantas Polres Boyolali, Polsek Ngemplak, dan Koramil turun ke lapangan untuk mengatur lalu litas. Kendaraan pribadi dialihkan ke jalan Kampung Gejikan. Sedangkan kendaraan angkutan barang dan umum dialihkan ke jalur asrama haji ke barat menuju Bandara Internasional Adi Soemarmo lalu ke selatan.

    “Kami masih fokus pengamanan jalan dulu. Sudah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Identitas pengemudi dan penumpang didata,” ujar salah seorang polisi di lokasi.

    Ayah Yosa, Joko Sulistiono mengaku akan bertanggung jawab. “Masalah nanti bagaimana (biaya perbaikan ditanggung bersama penumpang lain atau tidak, Red) itu nanti setelah mereka sembuh dari trauma. Ini semua musibah,” jelas dia.
    Petugas PLN Dianto mengatakan timnya berusaha agar aliran listrik cepat normal. “Ini sudah mulai memasang kabelnya, semoga bisa segera rampung,” harapnya. (wid/wa)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top