• Berita Terkini

    Tuesday, November 22, 2016

    SMK Kesehatan Purworejo Unjuk Gigi di Pameran Nasional

    PURWOREJO- SMK Kesehatan Kabupaten Purworejo turut ambil bagian dalam menyemarakkan Pameran Nasional SMK Kesehatan 2016. Event yang melibatkan seluruh SMK Kesehatan se Indonesia ini, dilaksanakan di Hartono Mall, Jogjakarta, Jumat-Minggu (11-13/11) lalu.

    Dalam kesempatan itu, satu-satunya sekolah kesehatan di Kabupaten Purworejo ini, menampilkan beragam kreasi siswa. Beberapa diantaranya seni tari dolalak, musik akutik, dan inovasi olahan kuliner yang bermanfaat bagi kesehatan.

    Kepala SMK Kesehatan Purworejo Nuryadin S Sos, melalui Waka Kesiswaan Lu'luil Masfufah mengatakan, selama ini SMK Kesehatan Purworejo tergabung dalam Persatuan SMK Kesehatan Indonesia (Persemki) wilayah Kedu. Sebagai bentuk loyalitas, sekolah ikut serta menyemarakkan pameran nasional tersebut.

    "Event itu kita manfaatkan untuk menunjukan beragam karya siswa. Beberapa diantaranya, jahe bubuk instan, temulawak instan, kunyit instan, teh daun sirsak, karlang (akar alang-alang.red), wedang diabetasy, jeltung (jeli jantung.red) terbuat dari buah naga yang dibikin jelly untuk kesehatan jantung, selai jahe, permen jahe, jelly strawbery, bubur ketela, dan permen kunir putih," ucap Lu'luil, Rabu (16/11).

    Lu'luil melanjutkan, selain menampilkan inovasi olahan kuliner yang bermanfaat bagi kesehatan, SMK Kesehatan Purworejo juga berpartisipasi dalam ajang perlombaan seni. Sekolah menampilkan kesenian khas Purworejo berupa Tari Dolalak dalam ajang lomba seni tari kreatif tradisional.

    "Kita menampilkan Tari Dolalak yang sudah dimodifikasi dengan koreografi modern. Sekolah kita juga diminta mengisi pentas band akustik. Penampilan "Saka Band" dan Tari Dolalak dari sekolah kita mendapat sambutan yang meriah dari seluruh peserta," lanjutnya.

    Lu'luil menambahkan, pameran nasional itu mengangkat tema "Eksistensi SMK Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia". Panitia mengemas dalam berberapa rangkaian kegiatan. Diantaranya, seminar nasional, lomba kompetensi siswa, expo pameran produk kratif dan layanan kesehatan, lomba seni tari keratif tradisional, Up Grading Asesor L3P oleh BNSP, dan program penyaluran canagiver bagi Asnakes ke Jepang.

    "Peserta pameran berasal dari seluruh SMK Kesehatan se Indonesia. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi sekolah dan juga bagi siswa. Kita bisa belajar banyak dari sekolah lain yang ikut dalam pameran itu," tandasnya. (ndi)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top