• Berita Terkini

    Tuesday, November 22, 2016

    Setubuhi Bunga, Pemuda Kaliigesing Diringkus Polisi

    ANDI/EKSPRES
    PURWOREJO - Seorang pemuda warga Dusun Sigayang Desa Jatirejo Kecamatan Kaligesing, Suroso (25) terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib dan meringkuk di jeruji guna mempertanggungjawabkan perbuatannya melakukan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur.

    Kapolres Purworejo, AKBP Satriyo Wibowo SIK melalui Kasat Reskrim, AKP
    Kholid Mawardi SH dalam gelar perkara kasus tersebut mengungkapkan, dari pengakuan pelaku, perbuatan bejat terhadap Bunga (nama samaran) telah dilakukannya berulang kali.

    "Terakhir persetubuhan itu dilakukan di rumah korban, RT 14 RW 3 Desa Jatirejo Kaligesing pada pertengahan September lalu. Pada kejadian terakhir itu, tersangka dipergoki oleh kakak korban," kata Kholid.

    Lebih lanjut dikatakannya, tertangkapnya tersangka itu bermula dari kecurigaan kakak korban mendengar suara aneh dari kamar sang adik. Kakak korban kemudian berinisiatif untuk membuka paksa kamar korban.

    "Pelaku sempat berupaya untuk bersembunyi di kolong tempat tidur. Setelah digeledah akhirnya ketemu dan tersangka ditangkap," imbuhnya.

    Persetubuhan tersebut terjadi setelah korban dibujuk dan dirayu tersangka agar mau bersetubuh. Dengan dalih kalau hamil siap menikahi, akhirnya korban mau melakukan perbuatan terlarang tersebut.

    Tidak terima dengan kejadian tersebut, Ngadimin (46) kemudian melaporkan
    kejadian tersebut ke aparat kepolisian. Aparat kepolisian Polres Purworejo kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku.

    "Polisi menyita bukti berupa 1 buah celana panjang jeans warna biru, 1 buah rok pendek warna hitam kombinasi, 1 buah gelang terbuat dari kayu, 1 buah hand phone Merk Nokia seri C2-01,  1 buah hand phone MErk Samsung seri J1," katanya.

    Lebih lanjut dikatakan Kholid, pihaknya juga melakukan visum terhadap Bunga di RSUD Tjitrowardojo. Hasil pemeriksaan itu menjadi alat bukti untuk menjerat pelaku pencabulan.

    "Atas perbuatan Suroso tersebut disangkakan melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 UURI no.35 tahun 2014 ttg perubahan UURI no.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," katanya. (ndi)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top