• Berita Terkini

    Monday, November 28, 2016

    Peringati Hari Guru, KKM Blusukan ke Wilayah Terpencil

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Sebanyak 30 mahasiswa asal Kebumen dari berbagai  kampus, mempunyai cara tersendiri dalam memperingati Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 November lalu. Untuk memeringati HGN, para mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Kebumen Mengajar (KKM) itu, berbagi kebahagiaan dengan siswa-siswi SDN 2 dan MI Sultan Agung  Desa Srati Kecamatan Ayah, Minggu (27/11/2016).

    Kegiatan sosial, yang merupakan implementasi  dari tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian kepada masyarakat itu, juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, baik oleh siswa, guru maupun UPT Dikpora Kecamatan Ayah. Para siswa pun tampak menikmati berbagai bentuk kegiatan seperti menyusun puzzle pahlawan, estafet klereng dan lain sebagainya.

    Dalam kesempatan tersebut, para siswa diajak untuk mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari with game hingga menonton film dokumenter. Kesempatan itu juga digunakan oleh para mahasiswa untuk sharing bareng bersama para guru. “Dengan melakukan hal seperti ini, maka kita dapat mengetahui apa yang dirasakan oleh para guru di desa-desa,” tutur koordinator Kebumen mengajar Saefudin Marjuki, disela-sela kegiatan.

    Menurutnya, hari guru sudah selayaknya diperingati dengan sesuatu yang dapat menambah rasa hormat seorang murid kepada para guru. Terlebih bagi guru yang berada di wilayah terpencil, mereka harus berjuang untuk mencerdaskan anak bangsa dengan berbagai keterbatasan. Mulai dari medan jalan yang terjal, jauh dari akses informasi dan minimnya fasilitas. “Intinya apa yang menjadi keluhan para guru dapat kita ketahui, itu dapat menjadi masukan bagi pemerintah, saat akan menentukan kebijakan,” terangnya.

    Kepala UPT Dikpora Kecamatan Ayah Suprapto SPd mengatakan, apa yang dilakukan oleh para mahasiswa di waktu  luang dengan melakukan pengabdian kepada masyarakat itu, merupakan hal yang sangat positif.  Terlebih mahasiswa mau dan dengan senang hati mengajar di sekolah-sekolah terpencil. “Ini sangat berarti bagi kami, mereka dengan suka rela mengajar di wilayah terpencil,” ungkapnya didampingi Kepala SDN 2 Srati Ngatinem SPd SD dan Kepala MI Sultan Agung Darusman SPd.

    Pihaknya berharap apa yang dilakukan oleh Komunitas Kebumen Mengajar dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Tentunya bukan hanya sebatas pada dunia pendidikan saja, melainkan merambah ke sektor yang lain, seperti pertanian, peternakan maupun pariwisata. “Jika para mahasiswa melakukan kegiatan seperti inim tentunya kemajuan Indonesia dalam berbagai pihak akan lebih cepat.  Mahasiswa mempunyai potensi yang besar untuk melakukan pendampingan, dan ini lebih dinilai positif oleh masyarakat,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top