• Berita Terkini

    Saturday, November 5, 2016

    Perbaiki Lampu Truk, Dua Tewas

    KUDUS – Dua orang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan, Desa Gulang, Mejobo, kemarin. Keduanya meninggal saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit (RS)Mardi Rahayu kemarin (5/11).

    Kecelakaan itu, bermula saat truk colt diesel dengan nomor polisi K 1906 DH dari Semarang menuju Pati. Truk yang memuat gerabah itu, dikemudikan Eko M, 29, warga Desa Puyoh, Dawe, Kudus, sekitar pukul 01.15.

    Ketika melintasi Jalaur Lingkar Selatan (JLS) Kudus, truk yang dikendarai Eko menabrak belakang bagian kanan mobil Suzuki Carry bernomor polisi G 1747 ZD. Mobil itu diparkir di pinggir jalan. Padahal, mobil milik Supandi, 38, warga Dusun Tlabang Raya, Desa Ketapang Raya, Ketapang, Sampang, itu dalam keadaan menyala.

    Saat itu, Supandi tidak di dalam mobil. Melainkan tengah membantu memperbaiki lampu belakang truk colt diesel Nopol G 1893 BD milik Muhidin, 46, warga Dusun Gunung Kesan, Desa Gunung Kesan, Karang Penang, Sampang. Truk itu juga diparkir di pinggir jalan.

    Namun nahas, saat mereka memperbaiki lampu, ada truk muatan gerabah yang dikemudikan Eko M tersebut. Truk berkecepatan tinggi itu pun menabrak bagian belakang sebelah kanan mobil Suzuki Carry. Seketika itu, mobil tersebut menghantam dua orang yang memperbaiki lampu belakang truk.

    Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai melalui Kanit Laka Satlantas Polres Kudus Ipda Tri Cipto mengatakan, kedua korban mengalami luka berat. Keduanya langsung dilarikan ke RS Mardi Rahayu.

    Dari hasil pemerikasaan, Supandi, 38, mengalami luka berat. Di antaranya, kaki kiri patah dan dada sesak. Sedangkan Muhidin, 46, mengalami luka berat dahi robek, lutut kaki kanan patah, dan betis kaki kiri robek. Kedua korban meninggal saat dirawat di RS.

    Sedangkan Eko M, 29, pengendara truk colt diesel tidak mengalami luka. ”Penyebabnya kami belum bisa menyimpulkan. Mungkin karena (Eko M, Red) kurang konsentrasi saat berkendara. Peristiwa ini masih dalam pendalaman. Salah satunya mencari saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti di lapangan,” ungkapnya. (ruq/ris/lin)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top