• Berita Terkini

    Tuesday, November 1, 2016

    Nyimpan Sabu, 2 Anggota Polres Wonogiri Ditangkap

    ILUSTRASI
    WONOGIRI – Kapolres Wonogiri AKBP Ronald R Rumondor dibuat geram. Dua oknum anak buahnya tertangkap tangan ikut dalam pesta sabu-sabu yang digelar di salah satu hotel kawasan Waduk Gajah Mungkur (WGM), Minggu dini hari (30/10).

    Rumondor bertekad menuntaskan kasus tersebut dan membongkar jaringan sabu-sabu yang lebih besar. Selain itu, bila terbukti bersalah, sanksi berat menunggu dua oknum polisi tersebut.

    Penggerebekan dilakukan anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Wonogiri menindaklanjuti informasi dari masyarakat. Tim meluncur ke lokasi kejadian sekitar pukul 01.30. Setelah diintai, terindikasi ada aktivitas mencurigakan yang dilakukan lima orang.

    Anggota satnarkoba yang dipimpin Iptu Achmad Riedwan Prevoost kemudian merangsek masuk ke salah satu kamar hotel. Kedatangan petuas yang tiba-tiba membuat kelima orang itu tak berkutik.

    Mereka adalah NBS, 28, warga Giritirto, Wonogiri; DA, 38, warga Bulusulur, Wonogiri; S, 42, ibu rumah tangga warga Gandekan, Jebres, Solo. Selanjutnya Aiptu Y serta Bripka I keduanya anggota Polres Wonogiri.

    “Ada lima (orang, Red) yang kita amankan. Dua diantaranya anggota Polres Wonogiri,” tegas Rumondor, Selasa (1/11).

    Menurut Rumondor, tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Satu diantaranya oknum polisi yang positif menggunakan narkoba. “Saat digeledah, di jaket Aiptu Y ditemukan dua paket sabu dan berusaha dibuang. Sedangkan Bripka Ist sedang mengisap sabu,” ujar kapolres.
    Barang bukti lainnya, dua paket sabu yang diduga telah dipakai, dan satu paket sabu lainnya disembunyikan di dalam korek api. Total ada lima pake sabu diamankan polisi.

    Ikut disita sebagai barang bukti, dompet berisi uang tunai Rp 884 ribu, dan 2 handphone (Hp) dari tangan NBS; uang tunai Rp 200 ribu dan 1 Hp dari DA; 1 Hp dan 30 lembar plastik klip dari tangan S; 2 paket sabu dan uang tunai Rp 532 ribu serta 3 Hp dari Aiptu YJS; serta 1 set bong (alat isap) sabu dari botol air mineral dan pipet.
    "Kasus dalam pengembangan untuk mengungkap yang lebih besar," tegas kapolres. (kwl/wa)


    Berita Terbaru :


    Scroll to Top