• Berita Terkini

    Sunday, November 20, 2016

    Mayat Tanpa Kepala di Alian Tewas di Tangan Kekasih Gelapnya Sendiri

    FUADHASYIM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Jajaran Satreskrim Polres Kebumen berhasil mengungkap misteri penemuan mayat tanpa kepala di saluran irigasi waduk Wadaslintang, Desa Kambangsari Kecamatan Alian, 5 Februari 2016 silam.

    Korban diketahui bernama Turmiyati (42) warga Desa Brongkol Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Janda dua anak ini menjadi korban pembunuhan yang dilakukan Sutomo (41), yang tak lain kekasihnya sendiri.Warga Desa Bojongsari Kecamatan Alian Kebumen ini nekat membunuh kekasih gelapnya karena korban terus mendesak untuk dinikahi.

    Setelah sempat buron 10 bulan, Tim Buser Satreskrim Polres Kebumen akhirnya berhasil membekuk Sutomo di kawasan Perumahan Mega, Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (18/11/2016) sekitar pukul 20.00 WIB. "Pelaku sempat melawan dan berusaha kabur sehingga terpaksa kita lumpuhkan dengan timah panas," tandas Kapolres Kebumen AKBP Alpen SH SIK MH didampingi Kasatreskrim AKP Willy Budiyanto, Kasat IPP AKP Cipto Rahayu dan Kasubag Humas AKP Wasidi.

    Kapolres menuturkan, antara korban dan pelaku memang ada hubungan asmara. Mereka kenal ketika Tomo mampir di warung dawet milik korban di Purwodadi Purworejo saat mengantar pesanan kayu. Padahal status Sutomo adalah ayah empat anak dan dua cucu.

    Tak mau statusnya digantung, korban terus mendesak dinikahi, meski korban tidak hamil. Risih didesak, pelaku kemudian mengajak korban ke saluran Induk Wadaslintang Barat di Desa Surotrunan Alian pada awal Januari 2016. Di tempat itu, keduanya kembali cekcok. Pelaku yang ternyata residivis kambuhan ini kemudian mendorong korban hingga terjatuh ke saluran irigasi. Korban yang tak sadarkan diri akhirnya hanyut terbawa derasnya saluran irigasi.

    Baca juga:
    (Misteri Mayat Tanpa Kepala dan Tengkorak Alian, Terungkap!)

    Satu bulan berselang, tepatnya Jumat 5 Februari, jasad korban ditemukan di saluran anak irigasi di Kambangsari oleh seorang warga yang tengah mencari ikan. Kondisinya sungguh mengenaskan. Tubuh korban ditemukan tanpa kepala dengan kondisi nyaris tinggal menyisakan tulang belulang saja. Sementara kepala korban ditemukan sekitar 250 meter dari lokasi jasadnya.

    "Korban bukan dimutilasi, tapi karena proses alam akibat sebulan lebih terendam dalam air sehingga bagian kepalanya lepas," kata Kapolres.(has)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top