• Berita Terkini

    Tuesday, November 22, 2016

    Mahasiswa UI Asal Kebumen Juara Nasional Lomba City Branding di Surabaya

    ISTIMEWA
    KEBUMEN (kebumenekspres.com) - Tiga mahasiswa Universitas Indonesia (UI) asal Kebumen membawa harum nama Kota Beriman di tingkat nasional. Tiga mahasiswa tersebut, masing-masing Agung Kurniawan Satriyo Adi Wicaksono dan Dian Pramudita, menyabet juara 1 dalam dalam City Branding – Public Relations Competition (PION 2.0) di UNESA Surabaya.

    Mereka yang mengangkat Kebumen sebagai objek City Branding dengan judul “Kebumen, Atlantis of Java” mengalahkan 10 finalis lainnya dari berbagai perguruan tinggi seIndonesia. Masing-masing, Universitas Padjajaran Bandung, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Airlangga Surabaya, Universitas Katolik Widya Mandala, dan Universitas Gajah Mada Jogjakarta.

    Pengumuman kemenangan tersebut baru dilakukan Selasa malam (22/11/2016). Bahkan saat wartawan koran ini melakukan wawancara, ketiganya masih di kereta dalam perjalanan pulang. Agung Kurniawan mewakili teman-temannya mengaku tak menyangka berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang berkelas nasional tersebut. Namun diakuinya hal itu membuat dia dan teman-temannya berbangga hati.

    Apalagi, tema yang mereka angkat adalah Kebumen, kota kelahiran. Agung menceritakan, cerita sukses berawal saat mereka akan mengikuti lomba public relations (PR). Di saat yang bersamaan, ada informasi lomba  City Branding – Public Relations Competition (PION 2.0) di UNESA Surabaya.

    Akhirnya, mereka memutuskan untuk ikut. Ketiganya tergabung dalam tim Public Relations bernama Boom Bluster, Ilmu Komunitasi Universitas Indonesia lantas melakukan riset sebelum akhirnya jadi dalam bentuk proposal. Nah, proposal itu kemudian diikutsertakan dalam lomba City Branding di Surabaya.

    Melalui Kebumen Atlantis of Java, merka ngin menyampaikan bahwa Kebumen memiliki pesona alam yang begitu memikat. Akan tetapi keberadaanya belum terkuak oleh dunia digital maupun non-digital secara maksimal.

    "Selain itu, Kebumen belum memiliki city branding yang menjadi identitas, bahkan di Kebumen sendiri sedang dicanangkan sayembara city branding.  Pesona Kebumen dalam sektor wisatanya dikaji melalui strategi branding yang membawa pesan kunci “history, culture, and nature” yang berarti Kebumen sebagai kota pariwisata yang berasaskan kearifan lokal dan budaya yang khas dengan memadukan kemegahan alam, keluhuran budaya, dan sejarah," papar Agung.

    Awalnya, Agung mengaku sempat khawatir mereka akan gagal. Mengingat salah satu kontestan dari Belitung mengangkat judul serupa "Atlantis of Asia". Tapi kekhawatiran itu berubah menjadi lega saat mereka memaparkan proposal di depan dewan juri. "Saat itu dewan juri hanya menanyakan satu hal karena mereka sudah terpikat dengan konsep yang kami tawarkan. Dan Alhamdulillah saat pengumuman kami mendapat juara 1," kata Agung.

    Menurutnya, Kebumen memang sangat layak dibanggakan. Dan mereka berharap Kebumen akan makin dikenal di khalayak. “Bagi kami, kebumen itu layaknya Atlantis yang hadir dengan pesonanya yang begitu memukau. Baik dari wisata alam, budaya, dan sejarahnya. Kebumen pantas menyandang gelar “Kebumen, Atlantis of Java”. Kemenangan ini kami persembahkan untuk Kebumen, kota tempat kami lahir dan dibesarkan hingga kami bisa seperti ini”, ujar Agung.(cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top