• Berita Terkini

    Thursday, November 24, 2016

    Gebyar Bela Beli SGM3 Resmi Digelar

    ANDI/EKSPRES
    PURWOREJO - Gebyar Bela Beli Sengkuyung Mathuk Manthuk-Manthuk (SGM3) yang dilaksanakan di Alun-alun Purworejo resmi dibuka, kemarin (23/11). Pembukaan event rangkaian hari jadi Kabupaten Purworejo ini dilakukan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Gayatri Indah Cahyani.

    Wakil Bupati Yuli Hastuti dalam sambutan pembukannya mengatakan SGM3 merupakan salah satu event menunjukkan Purworejo sebagai kabupaten pro investasi. Semua potensi yang dikelola UMKM dikenalkan kepada masyarakat, dunia usaha maupun investor.

    "Melalui kegiatan ini, para produsen dan konsumen diharapkan dapat berinteraksi langsung untuk saling bertukar informasi, melakukan promosi maupun bertransaksi," kata Yuli Hastuti.

    Dunia usaha, menurut Yuli Hastuti, di era globalisasi ini memiliki persaingan yang sangat cepat dan ketat. Pelaku usaha harus bekerja keras menghadapinya dan harus lebih jeli melihat setia peluang yang ada. Salah satu yang dilakukan adalah memantapkan jaringan usaha dan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Keberhasilan para pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya memiliki peran yang penting dan strategis, karena akan memberikan dampak positif yang besar terhadap perekonomian masyarakat.

    "Dari ini kita bisa melihat inormasi potensi produk lokal Kabupaten Purworejo yang berkualitas. Kita akan mendorong secara masif sehingga mampu menjadi kekuatan ekonomi yang tanggung dan mandiri dan berbasis pada ekonomi kerakyatan," imbuh Yuli.

    Yuli berharap minat dan permintaan masyarakat akan produk UMKM akan semakin
    baik. Kepedulian masyaakat umum bisa diwujudkan dalam pembelian produk hasil UMKM. Dengan adanya kepedulian masyarakat akan memperkuat produk dalam negeri.

    Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah, Gayatri Indah Cahyani mengatakan, sektor permodalan yang selama ini menjadi masalah utama juga semakin dipermudah dengan adanya Mitra Jateng yang dikelola bank BUMD Jawa Tengah. Beberapa bank lain juga memberikan kemudahan dengan adanya KUR yang bisa
    terjangkau masyarakat.

    "Kita harapkan pelaku UMKM terus meningkatkan sumber daya manusianya, keunggulan produk serta akses pasar. Kami dari provinsi memang tidak bisa secara khusus memberikan perhatian, misalnya kepada Purworejo, tapi yang kita lakukan secara global. Kita mengambil produk UMKM untuk diikutikan dalam berbagai pameran tidak hanya di Jawa Tengah tapi sudah nasional maupun internasional," katanya. (ndi)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top