• Berita Terkini

    Monday, October 10, 2016

    Siswa SMP Tewas Tenggelam Saat Pelajaran Renang

    imam/ekspres
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)– Naas benar nasib Sugeng Refianto, remaja warga RT 4 RW 04 Desa Jatiroto Kecamatan Buayan ini. Remaja berusia 16 tahun yang masih tercatat sebagai siswa kelas IX B SMP PGRI 1 Rowokele itu tenggelam saat mengikuti pelajaran renang, Senin (10/10/2016).

    Kecelakaan maut di jam sekolah itu terjadi di kolam renang Queen yang berada di Kelurahan Panjatan Kecamatan Karanganyar. Musibah berawal saat  korban sekitar pukul 13.00 WIB bersama rombongan sekolah SMP PGRI 1 Rowokele, melaksanakan pelajaran renang dengan didampingi guru pendamping Bambang Istopo ( 57).

    Sebelum kejadian,  Bambang Istopo, sebelumnya memerintahkan bagi siswa yang belum bisa berenang agar bersamanya yakni di kolam sebelah Utara yang kedalamannya hanya 120 centimeter. Awalnya, korban mematuhi arahan gurunya dengan tetap berada di kolam dangkal bersama para siswi SMP PGRI.

    Namun  tanpa sepengetahuan Bambang, korban tiba-tiba menuju kolam sebelah Selatan dengan kedalaman 250 centimeter. Korban yang belakangan diketahui tidak bisa berenang itu pun tenggelam dan meninggal dunia.

    Kejadian itu lantas dilaporkan kepada Polsek Karanganyar yang datang tak lama kemudian. Dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemui tanda kekerasan di tubuh korban. Korban meninggal karena tenggelam.

    Baca juga:
    (Siswa SD Tewas Tenggelam, Polisi Diminta Lakukan Penyelidikan Menyeluruh)

    Kapolsek Karanganyar AKP Mawakhir SH mengatakan, korban yang memang tidak bisa berenang itu tenggelam di kolam yang memiliki kedalaman 250 cm. "Awalnya, korban
    mematuhi perintah gurunya berada di kolam dangkal 150 centimeter. Saat itu korban merupakan satu-satunya siswa laki-laki yang berada di kolam dangkal tersebut. Kemungkinan karena hanya korban yang laki-laki, maka dia kemudian menuju kolam yang dalam dan tenggelam,” paparnya.

    Pihaknya pun menghimbau kepada semua guru dan siswa agar lebih berhati-hati saat melaksanakan pelajaran renang. Kewaspadaan dan alat pengaman harus benar-benar disiapkan. Selain itu para siswa juga harus mematuhi semua instruksi dari para guru pembimbing. “Sebab Instruksi tersebut dilakukan demi keselamatan semua siswa,” ucapnya. Korban sendiri telah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan pada hari itu juga. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top