• Berita Terkini

    Friday, October 7, 2016

    Sehari, 9 Mobil Ringsek di Surakarta

    ADI PRASETYAWAN/TRI WIDODO/IWAN KAWUL
    BOYOLALI – Dalam sehari kemarin (7/10), sembilan unit  mobil ringsek setelah mengalami kecelakaan di tiga lokasi berbeda. Satu mobil masuk irigasi, enam mobil terlibat tabrakan beruntun, dan dua mobil lainnya adu kebo.

    Di Boyolali, kecelakaan karambol terjadi di perempatan Randusari, Kecamatan Teras. Peristiwa yang memacetkan jalan utama Semarang-Solo itu berawal ketika truk nomor polisi AG 8262 JT menyeruduk Isuzu Panther yang berhenti karena trafic ligth menyala merah.

    Saking kerasnya benturan, Panther yang dikendarai Suharto, warga Dusun Beji, Desa Kacangan, Kecamatan Andong terdorong dan menabrak Daihatsu Grand Max B 1972 UYJ. “Kalau tidak ditabrak dari belakang, saya nggak mungkin nabrak (Grand Max,Red),” kata Suharto.

    Grand Max yang ditabrak Suharto ikut terdorong dan menghantam mobil pikap Daihatsu Espass nomor polisi H 1704 YF. Sekarang giliran pikap menyeruduk Daihatsu Xenia B 1446 PZU.

    Belum berhenti, mobil Xenia warna putih itu lalu menabrak Xenia warna hitam H 9259 GM yang berada dibarisan paling depan dan dikemudikan  Slamet. Dia kaget setelah mendengar bunyi benturan benda keras, mobilnya lalu terdorong.
    "Saya lalu menepi dan memeriksa bodi belakang. Ternyata sudah penyok,” terangnya. Akibat keadian tersebut ruas Semarang-Solo macet terlebih bersamaan dengan jam pulang sekolah dan kantor.

    Kanit Laka Satlantas Polres Boyolali Ipda Widodo mengatakan, seluruh kendaraan dan pengemudinya dibawa ke Makosatlantas Boyolali untuk diperiksa. "Kalau mau diselesaikan secara kekeluargaan, ya silakan. Kami serahkan yang terbaik buat korban. Tidak ada korban jiwa, hanya material saja,” ungkapnya.


    Sebelum di Boyolali, kecelakaan yang melibatkan dua unit mobil terjadi di Jalan Raya Solo-Pacitan, tepatnya di tikungan Boto, Dusun Semanding esa Sendangrejo, Kecamatan Baturetno sekitar pukul 07.15.

    Dua mobil tersebut yakni Toyota Yaris AD 9090 MY yang dikemudikan Hery Setiyanto, 32, warga Plosorejo RT2 RW7 Wonokerto, Wonogiri dengan mobil Datsun AE 1496 XB yang dikemudikan Anang Januar, 26, warga Dusun Tremas RT1 RW 4 Desa/Kecamatan Arjosari, Pacitan, Jatim.

    “Kedua mobil rusak parah. Anang Januar pengemudi mobil Datsun mengalami luka-luka pada bagian kepala tapi masih sadarkan diri,” ujar Kapolres Wonogiri AKBP RR Rumondor melalui Kapolsek Baturetno AKP Subroto.

    Kecelakaan diawali saat mobil Datsun melaju dari selatan (Baturetno) menuju Wonogiri. Tiba di tikungan Boto, mobil terlalu ke kanan sehingga memakan marka jalan. Di saat bersamaan, dari arah timur melaju Toyota Yaris. Diduga sama-sama melaju dengan kecepatan tinggi, tabrakan tak terhindarkan.

    “Untuk penanganan lebih lanjut, sudah kita limpahkan ke Satlantas Polres Wonogiri bersama barang bukti dua unit mobil yang terlibat kecelakaan,” terang Subroto.

    Sementara itu, sekitar empat jam kemudian di Karanganyar, Daihatsu Xenia AD  8558  MK yang ditumpangi rombongan anggota Polresta Surakarta nyemplung di irigasi sekitar Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah, Papahan, Tasikmadu.  Sopir diduga lupa tidak menarik rem tangan. Beruntung tidak ada korban jiwa.

    Petugas keamanan RS PKU Muhammadiyah Erwan  Yunanto mengatakan, penumpang Xenia hendak menjenguk rekannnya yang sakit pukul 10.45. Belum lama masuk gedung RS setempat, tiba-tiba mobil bergerak sendiri lalu masuk irigasi.

    ”Saya juga kaget mobilnya langsung glondor ke got. Saya langsung memberitahu pemiliknya,” ungkap Erwan.
    Salah seorang penumpang mobil yang enggan menyebutkan identiasnya mengaku sudah menarik rem tangan. ”Sebenarnya sudah di-hand rem. Kami juga heran, kenapa bisa glondor masuk got (irigasi, red),” ujarnya.

    ”Kami sudah parkir di area parkir rumah sakit, tapi diminta pindah. Mau bagaimana lagi, mobil akhirnya masuk got,” imbuh sumber tersebut.
    Kejadian ini juga memacetkan Jalan Raya Papahan karena banyak pengguna jalan lainnya yang penasaran memilih menghentikan laju kendaraan untuk menyaksikan proses evakuasi mobil Xenia dari irigasi. (wid/kwl/adi/wa)



    Berita Terbaru :


    Scroll to Top