• Berita Terkini

    Sunday, October 2, 2016

    Pramuka Dilibatkan Tanggulangi Bencana

    SAEFUR/EKSPRES
    KEBUEMEN (kebumenekspres.com)- Pemkab Kebumen berupaya memperbanyak elemen masyarakat dalam penanggulangan bencana. Terbaru, Pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), menggandeng pramuka dengan membentuk Saka  Bakti Pertiwi Penanggulangan Bencana (Saka Bakti Pena) Kabupaten Kebumen.

    Saka Bakti Pena yang baru terbentuk dan terdiri dari 50 anggota pramuka itu dilantik di Kantor BPBD Kebumen, Sabtu (1/10/2016) oleh Sekretaris Daerah sekaligus Kepala Kwartir Cabang (Kakwarcab) Pramuka Kebumen Adi Pandoyo.  Tampak kemarin, Kepala Pelaksana BPBD Kebumen Eko Widianto dan Kepala Biro Umum Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP), Tavip Joko Prahoro.

    Eko Widianto mengatakan,  Saka Bakti Pena merupakan kerja sama BPBD dengan Kwarcab Pramuka Kabupaten Kebumen. Dilibatkannya anggota Pramuka dalam penanggulangan bencana, kata dia, dalam rangka menanamkan kesadaran kebencanaan sejak dini kepada generasi muda. Sekaligus meningkatkan kapasitas kualitas dan kuantitas penanggulangan bencana di Kebumen. "Anggota Saka  Penanggulangan Bencana Kabupaten Kebume merupakan siswa-siswa di SLTP dan SMA," imbuhnya.

    Adi Pandoyo mengatakan, pembentukan Saka Penanggulangan Bencana tak lepas dari tingginya resiko bencana di Kabupaten Kebumen, baik banjir longsor, tsunami,  gempa bumi hingga dampak gunung meletus. Saking banyaknya, Kebumen mendapat sebutan sebagai "supermarket bencana".

    Nantinya, anggota Saka Bakti Pertiwi Penanggulangan Bencana (Saka Bakti Pena) akan dibekali ilmu tentang kebencanaan serta bagaimana penanggulangan bencana baik pencegahan, penanganan maupun setelah bencana terjadi.

    Selain itu, lanjut Adi Pandoyo, dilibatkannya pramuka dalam penanggulangan bencana menjadi bagian dari upaya Pemkab Kebumen  menambah terobosan dan inovasi pelayanan publik. Yang membanggakan, Kebumen menjadi satu-satunya pemerintah kabupaten kota di Indonesia yang melibatkan Pramuka dalam penanggulangan bencana. "Ke depan Saka penanggulangan bencana ini kami harapkan bisa menjadi saka nasional," ujar Adi Pandoyo.

    Sementara itu, Tavip Joko Prahoro menyatakan apresiasi dan dukungannya terhadap langkah Pemkab Kebumen yang melibatkan pramuka dalam penanggulangan bencana. Terlebih lagi terbentuknya Saka Penanggulangan bencana itu menjadikan Kabupaten Kebumen sebagai daerah yang paling banyak melahirkan inovasi-inovasi pelayanan publik. "Saka Penanggulangan Bencana menjadi inovasi ke-189 Kabupaten Kebumen dan menjadikan Kebumen sebagai nomor dua di tingkat nasional dalam hal inovasi pelayanan publik," ujarnya.

    Dewi Lestari (17) salah satu anggota Paramuka Kebumen sangat mendukung adanya pembentukan Saka Bakti Pena. "Saya sangat setuju adanya Saka bakti penanggulanagan bencana karena kita sebagi anak pramuka bisa ikut membantu menolong di lokasi bencana dan menanggulangi bencana," katanya.(saefur/cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top