• Berita Terkini

    Sunday, October 9, 2016

    1036 Siswa SMAN 2 Kebumen Baca Puisi Bareng Bupati

    istimewa
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)-  Sebanyak 1036 siswa SMA Negeri 2 Kebumen membaca puisi secara bersama-sama dalam rangka Festival Literasi Sekolah yang digelar di lingkungan sekolah setempat, baru-baru ini. Kegiatan yang dibuka Bupati Kebumen HM Yahya Fuad itupun berlangsung semarak.

    Tak hanya membuka kegiatan, HM Yahya Fuad ikut membaca buku berjudul "Buku" yang diikuti 1036 siswa dilanjutkan penandatanganan Sertifikat bagi SMAN 2 Kebumen  sebagai “Sekolah Literasi yang telah mengadakan cipta dan baca 1000 Puisi.”

    Setelah itu, sejumlah pejabat Kebumen yang hadir pada kegiatan itu juga turut membaca puisi. Dari Ketua DPRD Kebumen Cipto Waluyo, Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen, Adi Pandoyo, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Ujang Sugiyono, Kapolres Kebumen, AKBP Alpen, Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Rohmah Hidayati, Komandan Kodim 0709 Letkol Czi Priyo Sambodo, termasuk Kasatlantas Polres Kebumen, Sekretaris Dikpora Rachmat Priyono,serta Kabid Dikmen Sudirman dan Kabid Dikdas Dikpora. Tak ketinggalan, jajaran guru dan karyawan SMAN 2 Kebumen turut membaca puisi.  Acara semakin meriah, saat para siswa menampilkan flashmob bertuliskan  “1000 puisi, untuk negeri, HUT 27 SMANDA Kebumen”. Setelah itu bupati melanjutkan dengan peninjauan AOS, penanaman pohon dan mancing  di SMA Negeri 2 Kebumen.

    Kepala Sekolah SMAN 2 Kebumen Rachmat Priyono SPd MM, menyampaikan Gerakan Literasi sekolah merupakan program Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.  "SMA Negeri 2 kebumen di tunjuk Kemendikbud bersama 102 sekolah SMA di seluruh Indonesia. SMANDA (sebutan SMA N 2 ) menjalankan beberapa program Gerakan literasi sekolah seperti cipta dan baca 1000 puisi, cipta 1000 cerpen, 1000 judul buku, dan lomba perpustakaan kelas," katanya.

    Bupati dalam sambutannya, menyambut baik festival literasi sekolah ini. Harapannya, program tersebut akan menjadi momentum untuk mengairahkan kembali budaya baca. "Karenanya, mari jadikan membaca sebagai image yang melekat pada diri setiap anggota lingkungan pendidikan, termasuk kepala sekolah, guru, karyawan, apalagi para siswanya," kata Bupati Fuad.(cah)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top