• Berita Terkini

    Kamis, 15 September 2016

    Siapkan Nama Wiskuno, Warga Maduretno Rintis Wisata Lukulo

    IMAM/EKSPRES
    KEBUMEN (kebumenekspres.com)- Rencana Pemkab Kebumen membuat wisata susur Sungai Luk Ulo, disambut hangat oleh warga masyarakat. Seperti terlihat di Desa Maduretno Kecamatan Buluspesantren ini. Demi menyukseskan program tersebut, warga dan pemuda setempat telah  memasang bendera, umbul-umbul dan membuat gubuk persinggahan di pinggir sungai terpanjang di Kebumen itu.

    Tanggul sungai yang dihias itu nantinya akan dijadikan sebagai dermaga. Tepatnya berada di wilayah RT 1 RW 3 desa setempat. Pembangunan lokasi wisata tersebut, dibuat memanjang ke utara hingga mencapai pertemuan dua arus sungai, yakni Sungai Kedungbener dan Luk Ulo. Untuk mempercantik lokasi, warga juga memasang branding berupa tulisan besar berbunyi "Maduretno." Tulisan menggunakan bahan baku bambu yang diikat dan dicat.

    Kepala Desa Maduretno Sunarto mengatakan, persiapan tersebut dilaksanakan guna menyambut adanya rencana Bupati Kebumen HM Yahya Fuad beserta rombongan yang akan melaksanakan susur Sungai Luk Ulo. Selain itu, kegiatan itu dalam rangka merintis wisata Luk Ulo.


    Baca juga: 
    ( Sungai LukUlo Bakal Dijadikan Tujuan Wisata )

    Sejauh ini para pemuda setempat sudah memberi nama lokasi itu dengan Wisata Sungai Lukulo Desa Maduretno (Wsikuno). Nantinya, wisata akan menawarkan Spot Mancing Mania yang diklaim terpanjang di Sungai Luk Ulo, Branding untuk berswafoto (selfie), Gazebo Bambu, dermaga mini, outbond Area serta wahana outbond seperti flyingFox, jaring laba-laba, titian tali, jembatan goyang, jembatan Tapal Kuda, mini Wall Clambing dan rappeling.

    Nantinya wisata desa akan dikelola oleh desa bersama Karang Taruna. Beberapa hal yang akan disajikan di Desa Maduretno meliputi, usaha kecil, pertanian, peternakan dan perikanan. Pertanian meliputi hortikultura, pepaya dan lain sebagainya. Adapun untuk kerajinan meliputi pembuatan emping melinjo, kerajinan sabut kelapa dan lain-lain. “Untuk pertanian di Maduretno kumplit dan beragam, peternakan sapi dan kambing juga sangat banyak. Warga sangat antuasias menyambut program ini,” ujar Sunarto yang kemarin bersama istrinya Fatmaikoh, Rabu (14/9/2016).

    Antusias warga dalam menyambut program wisata Sungai Luk Ulo juga mendapat apresiasi dari Camat Buluspesantren Sunarno SH. Pihaknya mengatakan, wisata Sungai Luk Ulo akan berdampak positif bagi perkembangan perekonomian masyarakat. Wisata tersebut, akan mengenalkan potensi desa kepada para wisatawan. “Untuk pembuatan dermaga nantinya akan menggunakan dana desa,” paparnya.

    Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Kebumen Drs H Hery Setyanto mengatakan, Bupati  bersama rombongan awalnya akan berkunjung pada Selasa (13/9) lalu.

    Namun agenda susur Sungai Luk Ulo itu urung dilaksanakan karena Bupati ada agenda lain. "Bukan gagal, namun ditunda untuk sementara waktu, hal ini berkaitan dengan padatnya agenda bupati,” ucapnya. (mam)

    Berita Terbaru :


    Scroll to Top